Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Lagu Iringi Revolusi Rakyat Arab

Dija
Terakhir diupdate:
Dija
Dipublikasikan 8 Agustus 2011 05:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Lagu protes memainkan peran penting dalam demonstrasi yang berlangsung di dunia Arab sejak Januari. Lapangan Tahrir di Kairo, di mana sampai saat ini berlangsung demonstrasi lebih dari enam bulan terus-menerus, tidak pernah berjalan tanpa adanya penyanyi dan penyair yang menyemangati para pengunjuk rasa. Kadang didukung oleh pengeras suara darurat atau juga hanya diiringi oleh paduan suara para demonstran. Satu dua lagu terdengar bernuansa modern dan Barat, yang lainnya lagu tradisional Arab.

“Tidak masalah dari mana asal Anda, atau apakah Anda masih muda atau wanita atau pria. – Kami di sini untuk alasan yang sama: merebut kembali negara kami.” Bukan kebetulan kalau lagu pop berbahasa Inggris “Kebebasan” dari penyanyi Libanon Maher Zain. Lagu ini menjadi simbol pemuda generasi internet baru yang sudah lelah akan peninggalan budaya generasi sebelumnya dan secara eksplisit mencari kontak dengan seluruh dunia.

Lagu baru protes itu bernada ramah, tidak sinis atau penuh kekerasan, kosakata diganti oleh tutur yang mengekspresikan tuntutan baru dari jalan-jalan Arab: perubahan, kebebasan, demokrasi dan hak asasi manusia.

Hadirnya lagu baru tidak berarti menghilangkan tradisi lama. Seperti frasa pada lagu-lagu Maher Zain; ‘Kami ingin mengambil kembali negara kami “adalah versi baru dari lagu perlawanan tradisional Arab yang sejak tahun 50 hampir selalu berkisar tentang pembebasan Palestina.

Di beberapa negara Arab lain juga ditemukan senandung protes terhadap rezim mereka sendiri. Contohnya di Mesir, dikenal  tradisi penyair aliran kiri dan penyanyi daerah seperti Ahmad Fu’ad Najm dan penyanyi buta Syeikh Imam. Mereka memprotes melalui puisi dan lagu-lagu ketidakadilan sosial, kemiskinan dan penindasan diktator. Almarhum Syeikh Imam, meninggal tahun 1995, sebelum Lapangan Tahrir bergolak tahun 80-an sudah lebih dulu melagukan: “Ketika rakyat bangun dan bersenandung: Kami atau mereka dalam hidup ini!”*

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab
Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dahlan Meracuni Yasser Arafat?
Tulisan selanjutnya Israel Meracuni Tahanan Palestina

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB

Berita
31 Mei 2026 19:39
Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Terbaru

  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?