Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Turki Bandingkan Assad dengan Qadhafi

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 18 Agustus 2011 16:52
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Perdana Menteri Turki membandingkan Presiden Suriah dengan pemimpin Libya Muammar Qadhafi, pada saat Damaskus menentang seruan internasional agar mengakhiri tindakan keras pada pemrotes yang telah berlangsung selama 5 bulan.

Presiden Bashar Al Assad telah mengerahkan tank, pasukan darat, dan penembak jitu, dalam upaya merebut kembali kontrol di daerah pemrotes. Serangan militer telah meningkat secara dramatis sejak awal bulan suci Ramadhan, menewaskan ratusan dan menahan ribuan orang.

“Kami telah melakukan seruan (untuk Qadhafi), tapi sayangnya tidak ada hasil,” kata Perdana Menteri Turki Recep Tayyip Erdogan hari Rabu (17/8). “Hal yang sama terjadi dengan Suriah saat ini.”

Konflik di Libya, yang dimulai sebulan sebelum kerusuhan Suriah, telah berkembang menjadi perang sipil pada saat Qadhafi menentang seruan untuk mengakhiri pertumpahan darah.

Pada hari Rabu, Erdogan mengatakan, ia secara pribadi telah berbicara dengan Presiden Assad dan mengirimkan Menteri Luar Negerinya ke Damaskus, tetapi “meskipun begitu, mereka terus menyerang warga sipil.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Turki, tetangga dan mantan sekutu dekat Suriah, semakin frustrasi dengan tindakan keras Damaskus. Tapi Turki, mitra dagang paling penting Suriah, tidak bergabung dengan AS dan Eropa untuk memberikan sanksi.

Sekretaris-Jenderal Ban Ki-moon juga berbicara dengan Assad, menyatakan “alarm atas laporan terbaru mengenai pelanggaran besar yang terus berlanjut terhadap hak asasi manusia dan penggunaan kekuatan yang berlebihan oleh pasukan keamanan Suriah terhadap warga sipil” dan menuntut segera diakhirinya semua operasi militer dan penangkapan massal, menurut pernyataan yang dikeluarkan PBB hari Rabu.

Dengan meningkatnya ketegangan, PBB mengatakan, telah menarik sementara sekitar dua lusin staf “tidak penting” internasional dari Suriah karena alasan keamanan. Wakil juru bicara PBB, Farhan Haq wakil, juga mengatakan, beberapa anggota keluarga staf PBB telah direlokasi ke negara lain.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ada Kemungkinan Awal Syawal Tidak Bersamaan
Tulisan selanjutnya Assad: Operasi Militer Dihentikan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Berita
3 Juni 2026 06:00
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei

Terbaru

  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?