Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Menhut: Dai Bisa Jadi Jubir Lingkungan

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate:
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 4 Oktober 2011 07:23
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Kawasan hutan Indonesia merupakan dua pertiga dari luas daratan yang ada (190 juta hektar). Tetapi, 130 juta hektar area perhutanan ini hingga sekarang yang masih bagus sisa 40-an juta hektar saja. Lainnya sudah habis akibat eksploitasi. Yang tersisa inipun letaknya berjauhan. Pernyataan ini disampaikan Menteri Kehutanan RI, Zulkifli Hasan dalam sambutannya sebelum menutup Pembekalan Dai Sarjana Hidayatullah (PDSH) 2011, Senin (03/10/2011).

Menurut Zulkifli, bahkan, sangking parahnya kerusakan hutan Indonesia, Kalimantan yang selama ini dikenal sebagai paru-paru dunia sekalipun, hutannya juga telah diambang kritis.

“Tinggal hutan di daerah perbatasan dengan negara-negara tetangga, seperti Malinau di Kalimantan Timur,” ujarnya di hadapan ratusan peserta yang memenuhi Masjid Ummul Quraa’, Pondok Pesantren Hidayatullah, Depok, Jawa Barat.

Sedang untuk Sulawesi dan Nusa Tenggara Timur, lanjutnya, daratannya tidak begitu luas.

Topik “perhutanan” memang jadi tema utama penyampaian Zulkifli siang itu kepada para dai asal Hidayatullah yang akan dikirim ke pulau-pulau terpencil.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Usai memberi pengantar terkait parahnya kerusakan hutan di Tanah Air, Menhut berharap dan mengajak Hidayatullah sebagai salah satu ormas Islam di Indonesia agar dapat berperan aktif dalam menjaga kesinambungan alam.

“Santri-santri dan para sarjana dari Hidayatullah kami tantang untuk berlomba-lomba berbuat amal shaleh,” ajaknya, sembari menekankan tugas berat tersebut sebagai suatu kemuliaan.

Bukankah Islam diturunkan sebagai rahmatan lil ‘alamin (rahmat untuk seluruh alam). Selama ini, kata Menteri dari Partai Amanat Nasional (PAN) itu,  orang melihat kawasan hutan hanya sebagai pepohonan, dianggap sebatas kayu-kayu yang berjejer sehingga boleh diekspolitasi secara berlebihan. Juga hewan-hewan yang dilihat sekedar sebagai sesuatu yang bisa diburu dan dimangsa. Padahal, lanjutnya, Allah SWT telah menegaskan bahwa seluruh alam adalah makhluk-Nya (juga). Sebagai satu ekosistem (kesatuan) alam, ciptaan Tuhan yang lain mesti dihargai pula.

“Manusia makhluk yang paling paripurna ditunjuk sebagai khalifah, tidak hanya memimpin manusia tapi juga memimpin alam semesta,” tegas Zulkifli.

Zulkifili meminta para santri dan dai untuk ikut memperbaiki lingkungan khususnya dengan giat menanam pohon.

“Para santri jangan sampai kalah dengan burung. Burung saja, katanya, ke mana-mana selalu menanam pohon. Setiap terbang, burung membawa biji-biji yang dia makan lalu menyebarkannya. Itu mengapa ada jenis pohon di Afrika bisa tumbuh di negeri ini.”

Suatu kesyukuran bagi Menhut dengan adanya Hidayatullah di berbagai penjuru Indonesia. Selain sebagai penyiar agama, da’i juga bisa jadi juru bicara lingkungan (di masyarakat).*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Hidayatullahold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Di Jeddah, Rp2.360 = SR 1
Tulisan selanjutnya RMS Bantah Kirim Senjata ke Maluku

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

Berita
15 Juli 2026 09:27
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?