Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Umar Abduh: UU Intelijen Berpotensi Jadi Alat Asing

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 13 Oktober 2011 09:32
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—UU Intelijen Negara yang telah disahkan DPR melalui rapat paripurna dinilai masih  meninggalkan banyak permasalahan dan persoalan.

Selain isu krusial dalam UU Intelijen Negara yang sering dibahas masayakat seperti  soal penyadapan, pemeriksaan aliran dana dan penggalian terhadap informasi, kelembagaan, kode etik, pengawasan, masa retensi, ada pula masalah kepentingan.

Menurut Direktur Executive Center for Democracy and Social Justice Studies (CedSos), Umar Abduh, UU Intelijen bisa berpotensi menjadi alat “penjajah” asing untuk memanfaatkan Indonesia.

Menurut Abduh, UU Intelijen hanya diperlukan jika negara dalam keadaan kuat (mandiri dan berdaulat, red). Sementara saat ini, keadaanya justru terbalik.

Di sisi lain, lembaga intelijen saat ini dikendalikan kepala negara (Presiden). Namanya saja intelijen negara, seharusnya, posisinya sejajar dengan presiden dan berfungsi sebagai alat untuk menghadapi ancaman asing dan pihak luar.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Tidak seperti sekarang ini, di mana negeri kita tidak kuat dan di bawah kendali asing,” ujar pria yang pernah dipenjara selama 11,5 tahun di era Soeharto karena menolak asas tunggal Pancasila ini kepada hidayatullah.com, Kamis (13/10/2011).

Menurutnya, jika seperti ini kondisinya, dikhawatirkan, UU ini justru menjadi alat asing. Ia juga menyebutkan beberapa fakta. Di antaranya ekonomi, perbankan dan semua sumber daya alam Indonesia yang masih dikuasai asing dan Indonesia tak berdaya.

Nah bukan tidak mungkin, kelak lembaga intelejen justru saling berkolaborasi.  Menurutnya,  ada tiga intelijen yang bermain di Indonesia. Pertama, intelejen yang memiliki misi untuk mengamankan agenda asing. Kedua, intelijen yang hanya mengamankan kekuasaan. Ketiga, intelejen yang konsisten menjaga keutuhan negara. Sedang  intel yang ‘mengamankan’ agenda asing dan ‘mengamankan’ penguasa, ia bisa saling berkolaborasi. Apalagi pasca 11 September ini, banyak Negara dikendalikan Amerika dalam kampanye terorisme.

 “Jika kondisinya seperti ini, bisa-bisa hanya menjadi alat asing. Apalagi yang sekarang bernafsu untuk membungkam umat Islam, “ tambahnya.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mutassim Qadhafi Tertangkap
Tulisan selanjutnya Jamaah Tunisia Dibekali HP, Mesir Terapkan Denda

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Berita
15 Juli 2026 21:25
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

Terbaru

  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?