Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Jamaah Tunisia Dibekali HP, Mesir Terapkan Denda

Dija
Terakhir diupdate:
Dija
Dipublikasikan 13 Oktober 2011 10:11
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Setiap tahun selalu saja ada jamaah haji yang melanggar visa dengan berbagai alasan. Untuk menanggulanginya, dua negara Afrika menerapkan kebijakan yang cukup unik.

Guna mencegah banyaknya jamaah haji yang berlama-lama di Saudi hingga melebihi batas izin tinggal, pemerintah Kairo menerapkan kebijakan denda 7.000 pound Mesir bagi setiap haji yang melanggar visanya.

Kebijakan itu disambut baik oleh salah seorang jamaah haji Mesir dari kota Alexandria, Abdul Aati Hawari.

“Ini keputusan yang sangat penting dan akan menjamin keamanan para jamaah,” katanya.

Sementara Wajdi Ramadan, seorang profesor, meminta agar pemerintah Mesir belajar dari Malaysia dalam penanganan haji, sehingga mereka bisa beribadah dengan mudah.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sedangkan Hussam Abu Sulaiman meminta agar pemrintahnya meniru Tunisia.

“Jika mereka membekali semua jamaah dengan telepon genggam seperti Tunisia, maka jumlah jamaah haji yang terlantar bisa dikurangi. Hal ini penting, karena sebagian besar jamaah Mesir berasal dari luar kota dan buta huruf,” kata Abu Sulaiman, seperti dikutip Arab News (12/10/2011).

Tahun ini Tunisia memberangkatkan 10.000 jamaah haji. Kelompok pertama dijadwalkan tiba Senin pekan depan.

Pemerintah Tunisia memutuskan untuk memberikan telepon genggam kepada masing-masing jamaah haji, agar mereka dapat menghubungi keluarga, teman, serta petugas haji dari negaranya.

“Ini baru pertama kali terjadi dalam sejarah negara kami,” kata seorang sumber yang dekat dengan pengurus haji Tunisia.

“Ini menunjukkan kepedulian pemerintah terhadap jamaah haji,” tegasnya.

Jamaah haji Mesir juga berharap pemerintahnya akan memberikan perhatian lebih, terutama pasca revolusi penggulingan rezim Husni Mubarak.

“Kami ingin mendapatkan perubahan positif dalam pelayanan haji, seperti yang dinikmati Tunisia,” kata Hamam Al Aswani, salah seorang pengelola agen perjalanan haji.

“Pemerintah harus mengurangi jumlah jamaah yang tinggal di Mina dari 3.500 menjadi 2.000, sebagaimana yang diinstruksikan pemerintah Saudi,” katanya.

Presiden agen perjalanan dan wisata Baroon Travel, Barakat Aburannan, juga berharap agar pengelolaan haji Mesir lebih baik dari sebelumnya.

Menurutnya, dulu layanan untuk jamaah sangat terbatas dan menyedihkan. Aburannan mengusulkan agar pembimbing haji yang bertugas adalah orang yang berpengalaman dan cekatan dalam mengatasi permasalahan jamaah.*

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:hajimakkahMalaysiaMesirold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Umar Abduh: UU Intelijen Berpotensi Jadi Alat Asing
Tulisan selanjutnya Orientalisme dan Usaha Kudeta Kebudayaan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Berita
31 Mei 2026 05:00
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?