Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Dilarang Hina Yahudi di Belanda

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 15 November 2011 08:16
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Satu dari sedikit tabu di Belanda adalah, tidak boleh menulis, memberitakan atau mengucapkan sesuatu yang negatif mengenai kaum Yahudi. Untuk itu dibuat sejumlah peraturan melarang antisemitisme.

Tabu terbesar di negeri Kincir Angin ini sering kali berusaha didobrak. Tapi hasilnya masih jauh dari sukses.

Harry de Winter seorang produser, dan pembawa acara televisi terkenal Belanda mengkritik film Fitna buatan politikus Geert Wilders. Ia lewat iklan satu halaman besar di koran De Volkskrant menyatakan, “Apabila Wilders melakukan hal sama terhadap orang Yahudi, seperti ia lakukan terhadap muslim, maka ia sudah dari dulu ditangkap dan dihukum dengan alasan antisemitisme,” dikutip RNW (11/11/2011) 

Aksi de Winter langsung menuai banyak kecaman.

De Winter sendiri orang Yahudi. Tapi bersama sejumlah tokoh beken Belanda lain, ia mendirikan yayasan ‘Een ander Joods geluid’ atau suara lain dari kaum Yahudi. Yayasan ini mendorong diskusi umum dan opini kritis mengenai Israel. Terutama sikap kaum Yahudi di Belanda yang mentolerir politik pendudukan Israel.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dalam sebuah acara televisi di Belanda Harry de Winter mengatakan, “saya orang Yahudi, apabila saya berbicara tentang Israel, maka saya diharapkan selalu pro-Israel. Kalau tidak saya dianggap pembangkang.”

Ia tidak mendukung kebijakan pemerintah Tel Aviv merebut tanah rakyat Palestina. Pernyataannya yang terkenal, “Israel bukan lagi korban, tapi penjajah dan pembunuh.”

Pemerintah Belanda selalu menjalankan kebijakan mendukung Israel. Misalnya: pemerintah Den Haag menolak keanggotaan Palestina dalam PBB, dan juga menentang keanggotaan Palestina dalam organisasi pendidikan dan kebudayaan PBB, UNESCO.

Menurut Den Haag keanggotaan Palestina di PBB haruslah hasil dari perundingan dengan Israel.

Partai-partai Kristen Belanda mendukung Israel karena merasa bersaudara dengan umat Yahudi. Sementara partai liberal mendukung Israel karena negara ini satu-satunya negara yang dianggap demokratis di Timur Tengah.

Bendera Palestina

Gretta Duisenberg adalah aktivis politik Belanda dan ketua Yayasan ‘Stop de Bezetting’ atau Stop Pendudukan. Ia adalah istri almarhum Presiden bank Sentral Eropa, Wim Duisenberg. Gretta selalu mendukung kepentingan Palestina dan tidak jarang mengeluarkan pernyataan-pernyataan kontroversial.

Salah satu tindakan, yang paling banyak dibicarakan adalah pengibaran bendera Palestina di balkon rumahnya di Amsterdam tahun 2002. Gretta memprotes aksi tentara Israel yang menduduki dan menembaki sejumlah kota di Tepi Barat.

Berita ini menarik perhatian internasional, setelah tetangganya, orang Yahudi, memprotes pengibaran tersebut. Setelah beberapa minggu bendera diturunkan dari balkon dan dipajang di berbagai rumah di Belanda, dalam rangka kampanye membela rakyat Palestina.

Tahun 2002 Gretta dan yayasannya mengumpulkan tanda tangan lewat email, menentang pendudukan Israel di Palestina. Ketika ditanya seorang presentator televisi berapa banyak tanda tangan ia ingin kumpulkan, Gretta menjawab: enam juta.

Kata enam juta, menjadi alasan bagi dua orang pengacara terkemuka Belanda mengajukan gugatan terhadap Gretta. Enam juta diasosiasikan dengan enam juta orang Yahudi yang menjadi korban Holocaust. Tapi gugatan ini ditolak hakim, karena dianggap tidak menyebabkan kebencian terhadap orang Yahudi.

Ajax

Klub sepak bola Ajax dianggap sebagai klub Yahudi. Suporter klub-klub lawan seperti Feyenoord dan ADO Den Haag, memandang Amsterdam sebagai kota Yahudi. Mereka mulai menyanyikan semboyan-semboyan antisemitisme saat pertandingan bola.

Yayasan Pemberantasan Antisemitisme (BAN), bulan lalu mengatakan akan mengajukan gugatan terhadap Ajax, bila klub itu tidak menindak para bonek yang kerap berseru: YAHUDI, YAHUDI! Menurut BAN hal ini memang maksudnya tidak menyakiti hati orang Yahudi, tapi itu toh terjadi. Sorakan-sorakan justru memicu teriakan-teriakan antisemitisme dari kubu lawan.

Beberapa bulan lalu, Yayasan BAN memenangkan proses pengadilan terhadap ADO Den Haag, yang harus menindak suporter berteriak antisemitis saat pertandingan. Yel-yel ketika itu adalah “Hamas Hamas, Yahudi digas” dan “Kami memburu Yahudi”. Hakim memutuskan ADO Den Haag mulai sekarang harus menindak pekikan serupa itu.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:islamMuslimold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Peneliti LIPI: IAEA Tidak Independen
Tulisan selanjutnya Masih Ada 165.404 Jamaah Haji Indonesia di Makkah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Berita
3 Juni 2026 09:20
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?