Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Eropa Diambang Disintegrasi

Dija
Terakhir diupdate:
Dija
Dipublikasikan 9 Desember 2011 08:57
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Presiden Prancis Nicolas Sarkozy memperingatkan ancaman disintegrasi yang dihadapi Eropa, jika tidak segera mengatasi krisis di negara-negar pengguna mata uang euro.

“Ancaman disintegrasi Eropa sangat besar. Eropa tengah menghadapi situasi yang sungguh berbahaya,” kata Sarkozy, dilansir BBC.

“Bahaya yang dihadapi Eropa tidak pernah sebesar ini,” kata Presiden Sarkozy dalam pertemuan para politisi kanan tengah Eropa di Marseilles hari Kamis (08/12/2011) menjelang dilangsungkannya KTT Eropa di Brussel untuk mencari jalan keluar atas krisis utang di zona euro.

Pemimpin Prancis ini mengatakan negara-negara pemakai euro masih memiliki waktu beberapa pekan untuk mengambil keputusan, namun keputusan tersebut tidak bisa ditunda-tunda lagi. Bila semua negara anggota Uni Eropa tidak mencapai kata sepakat, 17 negara pengguna euro harus mencapai perjanjian sendiri-sendiri.

Wartawan BBC di Marseilles, Christian Franser, mengatakan setelah sempat muncul optimisme, kini beberapa negara menyatakan ragu-ragu akan dicapai kesepakatan penting di KTT Eropa di Brussels.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Jerman dan Prancis ingin mengubah perjanjian Eropa agar ada peraturan baru yang lebih ketat tentang mata uang euro. Keduanya mengusulkan Komisi Eropa diberi kewenangan untuk menjatuhkan sanksi kepada negara-negara yang mengalami defisit anggaran dalam jumlah besar.

Seluruh negara pemakai euro juga diminta melakukan perubahan undang-undang di negara masing-masing dengan tujuan mewujudkan anggaran yang lebih berimbang.

Selain itu negara-negara di zona euro akan meningkatkan kerja sama di bidang pajak perusahaan dan transaksi keuangan.

Upaya menawarkan talangan di masa depan, kata Jerman dan Prancis, tidak akan melibatkan investor swasta.

Sepuluh negara Eropa yang tidak menggunakan euro, Inggris salah satunya, khawatir mereka akan terisolir bila 17 pemakai euro menyepakati perjanjian baru seperti yang diusulkan Jerman dan Prancis.*

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:islamMedia IslamMuslimold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Israel Berusaha Bungkam Press TV Milik Iran
Tulisan selanjutnya Israel Akan Larang Adzan di Wilayah Palestina Terjajah 1948

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Berita
30 Mei 2026 13:05
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan

Terbaru

  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?