Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Tahun 2011 Ada 66 Jurnalis Tewas di Seluruh Dunia

Dija
Terakhir diupdate:
Dija
Dipublikasikan 22 Desember 2011 21:45
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Reporter Tanpa Batas (RSF) melaporkan, Kamis (22/12/2011), sepanjang tahun 2011 ini 66 orang jurnalis tewas di seluruh dunia.

Banyak di antara para pemburu berita itu yang meninggal saat meliput revolusi Arab, kejahatan terorganisir di Meksiko dan gejolak di Pakistan, lansir Reuters.

Sepuluh wartawan yang meninggal di Pakistan, sebagian besar di antaranya dibunuh. Sehingga negara itu menjadi salah satu tempat tugas yang paling berbahaya bagi wartawan dalam dua tahun terakhir.

Jumlah wartawan yang terbunuh di Timur Tengah tahun ini naik menjadi 20 orang.

Jumlah yang sama terbunuh di Amerika Latin, tempat di mana banyak terjadi kriminalitas bersenjata.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sebanyak 1.044 wartawan ditangkap pada 2011 ini. Jumlah itu dua kali lebih banyak dibanding tahun 2010. Selain di negara-negara Timur Tengah yang sedang bergejolak, para wartawan itu antara lain ditangkap di Yunani, Belarusia, Uganda, Chile dan Amerika Serikat.

Menurut laporan RSF, tahun 2011 resiko kerja yang dihadapi wartawan lebih tinggi dibanding tahun-tahun sebelumnya, karena maraknya gejolak politik.

China dan Eritrea masih menjadi penjara besar bagi media. Tapi, RSF tidak memerinci berapa jumlah wartawan yang diciduk oleh aparat di kedua negara itu.

Abijan kota bisnis di Pantai Gading, Lapangan Tahrir Mesir, kota Deraa, Homs dan Damaskus di Suriah, Lapangan Perubahan di Sanaa ibukota Yaman, serta pusat kekuatan pemberontak Libya di Misratah, adalah tempat-tempat yang menurut RSF paling berbahaya bagi wartawan dalam meliput berita sepanjang tahun 2011 ini.

Tahun 2010 jumlah wartawan yang meninggal dunia saat meliput berita sebanyak 57 orang. Tahun 2007 hingga kini menjadi tahun paling mematikan bagi wartawan, di mana perang di Iraq menaikkan angka kematian sampai 87 orang.*

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Parlemen Israel Tambah Anggaran Pertahanan
Tulisan selanjutnya Palembang Bersiap Jadi Tuan Rumah Konferensi PUIC

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Berita
3 Juni 2026 12:30
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro

Terbaru

  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?