Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Aparat Keamanan Mesir Geledah 17 LSM Pro Amerika

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 31 Desember 2011 15:49
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Pasukan keamanan, hari Kamis (29/11/2011) menyerbu 17 kantor kelompok hak asasi manusia (HAM) di Mesir. Penguasa militer menuding LSM asing telah mengganggu stabilitas keamanan dan menggerakan demonstrasi.
 
Penggerebekan dilakukan atas 17 kantor perwakilan LSM lokal dan asing yang ada di Mesir. Militer beralasan, LSM asing ini dinilai berada di belakang kerusuhan yang terus berlanjut, pasca jatuhnya rejim Husni Mubarak.

Diantara kantor LSM yang digerebek adalah markas National Democratic Institution atau NDI, International Republican Institute (IRI), serta Freedom House. NDI dan IRI berafiliasi dengan partai-partai politik Amerika dan didanai oleh pemerintah Amerika.
Kantor perwakilan Konrad Adenauer Stiftung dari Jerman juga termasuk diantara yang ikut digeledah.

Penguasa militer menilai LSM menggunakan dana asing dan telah menghasut kerusuhan yang sedang berlangsung di negara itu.

Kantor berita pemerintah Mesir, MENA, mengatakan penggrebekan itu diarahkan oleh Kementerian Kehakiman sebagai bagian dari penyelidikan yang lebih luas terhadap pendanaan ilegal organisasi-organisasi serta kejahatan lain termasuk operasi tanpa izin.

Pasukan yang bersenjata berat menggledah kantor-kantor di Kairo dan paling sedikit di dua kota lain, menyita komputer, dokumen, ponsel, dan dana, sementara menahan anggota staf tanpa diperbolehkan berkomunikasi.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Departemen Luar Negeri Amerika mengatakan mereka sangat prihatin atas tindakan polisi itu dan menuntut kepada pemerintah Mesir agar segera menghentikan gangguan terhadap staf LSM dan mengembalikan semua harta yang disita dalam penggerebekan.

Jurubicara Victoria Nuland mengatakan para pejabat Amerika telah menghubungi Perdana Menteri Kamal al-Ganzouri dan dutabesar Mesir di Washington agar menyampaikan keprihatinan.

Penggerebekan ini adalah yang pertama terjadi sejak jatuhnya rejim Husni Mubarak. Meski kelompok militer, sejak berbulan-bulan lalu telah menuduh para demonstran digerakkan oleh pihak asing. Bulan ini, Menteri Kehakiman Adel Abdel-Hamid menuduh bahwa sekitar 300 LSM telah menerima dana asing secara tidak sah dan menggunakannya untuk membiayai protes.

Sementara Menteri Dalam Negeri Mesir mengatakan, penggerebekan ini antara lain sebagai bagian dari penyelidikan atas dana asing yang selama ini diterima kelompok-kelompok hak asasi manusia. Ironisnya, sejauh ini, penerima terbesar dana asing di Mesir justru adalah kelompok militer yang kini berkuasa. Militer Mesir selama lebih dari 30 tahun terakhir telah menerima sekitar 1,3 milyar dolar Amerika, lewat bantuan keamanan rutin setiap tahun.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:islamMedia Islamold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Maladewa Tutup Spa dan Panti Pijat Setelah Rakyat Protes
Tulisan selanjutnya AS Beri Lockheed Martin Proyek di UEA

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Bendera Palestina dan Bendera Irlandia di Balai Kota Dublin
Berita

Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Berita
1 Juni 2026 11:20
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei

Terbaru

  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?