Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Rusia dan China Veto Resolusi Dk-PBB tentang Suriah

Dija
Terakhir diupdate:
Dija
Dipublikasikan 4 Februari 2012 23:01
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Rusia dan China hari Sabtu (04/02/2012) bergabung memveto resolusi Dewan Keamanan PBB yang mendukung rencana Liga Arab untuk melengserkan Presiden Suriah Bashar Al Assad.

Tiga belas negara anggota DK-PBB lainnya menyatakan “mendukung penuh” rencana Liga Arab untuk mengakhiri pertumpahan darah di Suriah, lansir Reuters.

Maroko, satu-satunya negara Arab di DK-PBB yang beranggotakan 15 negara itu, menyatakan kekecewaannya atas veto yang dilakukan Rusia dan China. Muhammad Loulichki, duta besar Maroko untuk PBB, mengatakan ia “sangat frustrasi” dengan kegagalan resolusi tersebut, seraya menambahkan bahwa Liga Arab tidak akan membiarkan begitu saja rencana itu.

Duta Besar AS untuk PBB Susan Rice menyatakan “jijik” dengan veto China dan Rusia, dan menyalahkan kedua negara itu jika terjadi pertumpahan darah lebih lanjut di Suriah.

Dubes Prancis dan Inggris menyatakan kekecewaan serupa.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sementara itu Dubes Suriah Bashar Jaafari mengkritik resolusi DK-PBB itu dan para pendukungnya, seperti Arab Saudi dan negara Arab lain.

“Apakah masuk akal bahwa negara-negara yang mendukung resolusi ini adalah negara yang melarang para wanitanya menghadiri pertandingan sepakbola?” sindir Jaafari. “Negara-negara ini menyuruh Suriah agar demokratis?”

Jaafari juga menyangkal bahwa pasukan pemerintah Suriah membunuh ratusan warga sipil di Homs, dengan mengatakan “tidak ada orang waras” yang akan melakukan serangan semacam itu di malam sebelum DK-PBB membicarakan tentang resolusi atas negaranya.

Dubes Rusia Vitaly Churkin menyangkal kabar yang mengatakan negaranya merubah sikap di menit-menit terakhir dan akhirnya memveto resolusi itu.

Menurut Churkin, sejumlah negara berpengaruh sejak awal justru meremehkan kesempatan untuk menyelesaikan masalah Suriah lewat jalur politik. Churkin menunjuk Amerika Serikat dan negara-negara Eropa yang sejak awal getol menyerukan agar Presiden Bashar Al Assad segera mundur dari jabatannya dan mendorong serta memprovokasi kelompok oposisi agar menekan pemerintah Suriah.

Sedangkan China menilai resolusi DK-PBB, yang mendukung penuh rencana Liga Arab dalam penyelesaian konflik di Suriah itu, tidak akan menyelesaikan masalah.*

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ikhwan-Salafy Menangkan Pemilu Kuwait
Tulisan selanjutnya Israel Peringatkan Yahudi AS Soal Serangan Iran

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Bom di terowongan tewaskan tentara Israel
Berita

Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan

Berita
1 Juni 2026 15:00
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Terbaru

  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?