Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Gaji Penyuluh Agama Jauh di Bawah UMP

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 7 Februari 2012 19:23
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Kementerian Agama dipandang perlu menaikkan gaji para penyuluh agama, mengingat keberadaan para penyuluh agama ini cukup vital dalam membina akhlak bangsa. Demikian disampaikan anggota Komisi VIII DPR dari Fraksi PKS, KH. Ir. Abdul Hakim,
M.M.

“Saya sangat prihatin melihat kondisi gaji para penyuluh agama saat ini, yang nilainya cukup seadanya. Padahal para penyuluh agama selalu bekerja tanpa mengenal jam dinas. Malah persoalan waktu siang atau malam bukan penghalang untuk terus berbakti kepada masyarakat,” ujar Abdul Hakim dalam siaran pers di Jakarta, Selasa (7/2/2012).

Abdul Hakim mengatakan, sebagai penyambung lidah Depag di masyarakat, keberadaan Penyuluh Agama sangat dirasakan kontribusinya, meskipun penempatan penyuluh satu orang untuk satu kecamatan, dan jumlahnya belum merata di setiap Kecamatan.

Menurut  Abdul Hakim, umumnya satu kecamatan memiliki sepuluhan desa, dan rasanya sangat mustahil seorang Penyuluh Agama mampu melakukan pembinaan umat di seluruh desa dalam wilayahnya.

“Padahal keberadaan mereka  telah menunjukkan identitas kalau Depag memiliki tenaga yang handal untuk melakukan bimbingan dan konseling kepada masyarakat di tingkat bawah. Lalu apa yang Kementerian Agama berikan kepada mereka?” katanya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Abdul Hakim merasa prihatin, karena anggaran Kementerian Agama sangat terbatas untuk gaji dan tunjangan bagi para “guru umat ini”.

“Dengan rata-rata bergaji Rp150 ribu per bulan, tentunya ini sangatlah tidak manusiawi. Gaji itu sangat tidak pantas. Untuk membuat laporan bulanan saja, dana itu sudah tidak cukup, bahkan terkadang harus nombok dari kantongnya sendiri,” kata Anggota DPR asal Lampung ini.

“Jumlah ini tentu sangat kecil dan sangat tidak sepadan dengan tugas dan beban yang diemban Penyuluh Agama. Padahal mereka juga butuh biaya hidup sehari-hari yang jumlahnya tentu saja sangat jauh di atas gaji tersebut,” ujar Hakim.

Menurut Hakim, para Penyuluh Agama ini seharusnya memperoleh gaji dan tunjangan sesuai
dengan Upah Minimum Propinsi (UMP) di masing-masing propinsi. Karena itu, anggaran pembinaan umat di Depag harus menjadi skala prioritas dan ditingkatkan dalam rangka pembinaan umat.

“Begitupun dengan penyerapan anggaran di daerah melalui Kakanwil Depag harus lebih dimaksimalkan lagi. Sehingga target penyerapan anggaran mencapai 90% lebih,” kata Sekretaris Fraksi PKS, Abdul Hakim.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya “Salafiyah Jihadiyah” Maroko Dapat Amnesti
Tulisan selanjutnya Netanyahu Kecam Rekonsiliasi Hamas-Fatah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Berita
20 Juli 2026 05:00
Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
MUI Bersama 87 Organisasi Islam Sudah Siap Gelar KUII ke-VIII, Bahas Berbagai Isu Nasional dan Global
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Terbaru

  • ‘Israel’ Disebut Gali Parit Berisi Buaya di Sekitar Blok Penjara Tahanan Hamas
  • Prancis Jadi Negara Uni Eropa Pertama yang Larang Media Sosial untuk Anak di Bawah 15 Tahun
  • Buya Natsir dan 1.000 Sarung untuk Tapol PKI
  • Prancis Jadi Negara Uni Eropa Pertama yang Melarang Akses Media Sosial Bagi Anak-anak
  • PM Andy Burnham Izinkan Pangkalan Militer Inggris Dipakai Amerika untuk Menyerang Iran
  • Perang Amerika Serikat atas Iran Sejauh Ini Menelan Biaya $37,5 Miliar Kata Pentagon
  • Belanda Resmi Larang Impor dari Permukiman Ilegal ‘Israel’ Mulai September
  • MUI: KUII VIII Jadi Forum Dialog Umat dan Negara, Bahas Hukuman Mati Koruptor hingga Tata Kelola Tambang
  • ‘Israel’ Larang Masuk Siapa Pun yang Menyebutnya Negara Apartheid
  • MUI Akan Surati Presiden dan Kapolri Terkait Penangkapan Warga Negara Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?