Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

105 Anak Diselamatkan dari Eksploitasi Seksual di 76 Kota Amerika

Ama Farah
Terakhir diupdate: 30 Juli 2013 16:46 4:46 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 30 Juli 2013 16:46
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Federal Bureau of Investigation (FBI) mengumumkan hari Senin (29/7/2013) bahwa 105 anak telah diselamatkan dari perdagangan dan eksploitasi seksual di 76 kota di seluruh Amerika Serikat akhir pekan kemarin.

Dalam konferensi pers FBI mengatakan, anak-anak yang diselamatkan kebanyakan perempuan. Mereka berusia antara 13 tahun hingga 17 tahun.

Sekitar 150 orang terduga sebagai germo ditangkap dalam operasi yang berlangsung di seluruh wilayah AS selama tiga hari itu.

Kebanyakan anak yang diamankan dalam operasi akhir pekan itu berada di wilayah San Francisco Bay dan Detroit, Milwaukee, Denver dan New Orleans.

“Pelacuran anak tetap menjadi ancaman bagi anak-anak di seluruh Amerika,” kata Ron Hosko, asisten direktur divisi investigasi kriminal di FBI. “Operasi ini mengingatkan bahwa kejahatan menjijikan ini dapat terjadi di mana saja dan bahwa FBI tetap berkomitmen untuk menghentikan korban yang terus berjatuhan serta menangkap penjahat yang bertanggungjawab atas ekspoitasi ini.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Menurut NBC News operasi tersebut merupakan operasi terbesar FBI yang pernah dilakukan khusus kasus eksploitasi anak, lansir Xinhua.

Operasi itu melibatkan 47 divisi FBI, bersama dengan lebih dari 3.900 personal penegak hukum di tingkat lokal, negara bagian dan federal, serta agen dari 230 lembaga berbeda.

Operasi terakhir itu merupakan bagian dari Innocent Lost Initiative, yang sejak tahun 2003 berhasil mengamankan 2.700 anak dari perdangangan dan eksploitasi seksual.

Operasi biasanya dimulai dengan menghentikan kendaraan truk yang dicurigai, menggeledah kasino, memeriksa situs internet yang menyediakan jasa wanita pendamping, kata FBI.

Pihak berwenang menjelaskan, para germo biasanya menjerat anak-anak yang bermasalah, termasuk mereka korban keretakan rumah tangga atau pernah mengalami kekerasan, minder, serta kurang dukungan sosial.

Aparat berusaha mengidentifikasi korban lewat beberapa bantuan, seperti pelacur dewasa.

Dalam memerangi pelacuran anak FBI bekerjasama dengan National Center for Missing and Exploited Children (NCMEC).

Departemen Kehakiman memperkirakan hampir 450.000 anak Amerika kabur dari rumah setiap tahunnya. Sebanyak sepertiga remaja Amerika yang hidup di jalanan akan dibujuk menjadi pelacur 48 jam setelah meninggalkan rumah.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Hanya Menginginkan Allah
Tulisan selanjutnya Orang Prancis Semakin Senang Teler

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang

Berita
5 Juni 2026 05:00
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki

Terbaru

  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?