Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Insyaf, Harold Camping Tak Mau Prediksi Kiamat Lagi

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 10 Maret 2012 08:20
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Entah karena malu atau kecele, pendiri Family Radio, Harold Camping mengumumkan bulan ini dirinya tak berniat memprediksi kiamat lagi. Dia juga menyatakan permintaan maafnya kepada para pendengarnya dan mengakui kesalahannya.

“Kami sudah belajar sebuah pelajaran yang sangat pahit bahwa semua ciptaan di dalam tangan Tuhan dan Dia sendiri yang mengakhiri waktu-Nya, bukan kami,” ujarnya dalam sebuah pernyataan dalam website tersebut. “Kita dengan rendah hati mengerti bahwa Tuhan mungkin saja tidak akan memberitahu orang-orang-Nya kapan waktunya ketika Kristus kembali, seperti ketika Tuhan tidak memberitahu kapan seseorang itu akan mati.”

Seperti diketahui, penginjil Harold Camping pernah meramalkan bahwa dunia akan berakhir pada tanggal 21 Mei 2011. Lalu ramalannya dimundurkan lagi menjadi tanggal 21 Oktober 2011. 

Pesan hari kiamatnya mendapat sorotan media yang luas dan juga menjadi banyak sindiran dengan lelucon. Harold Camping mengatakan perhitungannya berdasarkan pada referensi numerik dalam Bible. Ia mengatakan perkiraan sebelumnya bahwa dunia kiamat tahun 1994 adalah perhitungan yang salah.

Tak sekedar itu, pengikutnya bahkan telah menghabiskan uang mereka dalam jumlah besar untuk menyebarkan pesan kiamat hamper tiba. Sayang semua prediksinya meleset.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dalam tulisannya berjudul “When is the Rapture?” ia mengulas tentang hari pengangkatan dan akhir dunia ketika “Tuhan kami datang untuk menghakimi dunia.”

Atas kegagalan semua prediksinya selama ini, ia sempat mengatakan akan pensiun dari dunia pelayanan. Khususnya, khotbah yang sering disiarkan pada program Family Radio di California, Amerika Serikat ini. Kini, ia menyesali perbuatannya.

“Kami mengerti bahwa ada banyak orang yang berharap tahu kapan hari kedatangan Tuhan Yesus. Kenyataannya, Family Radio jatuh dalam pemikiran yang sama seperti itu. Tapi sekarang kami menyadari kesalahan kami bahwa tidak ada orang yang tahu hari dan waktunya (Mat 24:26 dan Mark 13:32). Meskipun Tuhan pernah memberikan kita tanda-tandanya namun tanggal pastinya hanya ada dalam tangan Tuhan,” katanya lagi dikutip laman ABC News Radio.

“Kami gemetar di dalam Tuhan saat kami meminta pengampunan-Nya atas pernyataan yang salah tersebut. Kami sangat berterima kasih bahwa Tuhan begitu mencintai kami bahwa kami pun diampuni karena dosa yang seperti ini.” *

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:islamMedia Islamold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Salafy Libya Hendak Hancurkan Makam Syeikh Al Asmar
Tulisan selanjutnya Para Artis Ikut Aksi “Indonesia Tanpa Liberal”

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Permendag no 20
Berita

KH Cholil Nafis Raih Penghargaan Tokoh Syariah 2026

Berita
2 November 2026 14:59
Bekas Jubir Militer ‘Israel’ Akui Memanipulasi Kebenaran Genosida Gaza
Garda Revolusi Iran Klaim Lumpuhkan Dua Drone AS di Selat Hormuz
Madinah dan Istana Kepresidenan Yaman Jadi Target Serangan Houthi
Tak Sekedar Tontonan, Film Buya Hamka Vol 3 Jadi Tuntunan Antar Generasi

Terbaru

  • Standardisasi Dai MUI Buka Pintu Pengabdian Alumni Timur Tengah
  • Garda Revolusi Iran Klaim Lumpuhkan Dua Drone AS di Selat Hormuz
  • MUI Apresiasi Kapolri Copot Kapolres Sukoharjo terkait Penggeledahan Pesantren Hamalatul Qur’an
  • MUI: Petugas Ibadah Haji Harus Muslim, Nonmuslim Bisa Bantu Teknis
  • Bekas Jubir Militer ‘Israel’ Akui Memanipulasi Kebenaran Genosida Gaza
  • Lancarkan Serangan ke Pulau Qeshm Iran, AS: ‘Tindakan Defensif’
  • Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya Buntut Penggerebekan Ponpes Hamalatul Qur’an
  • Tifatul Sembiring Desak Kapolda Jateng Dicopot Buntut Penggeledahan Pesantren Himalatul Qur’an
  • Liga Arab Desak Penyelidikan Internasional Usut Penyiksaan Tahanan Palestina oleh ‘Israel’
  • KH Cholil Nafis Raih Penghargaan Tokoh Syariah 2026

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?