Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Kenapa Kajian Ilmu Zaitunah Dilarang?

Thoriq
Terakhir diupdate:
Thoriq
Dipublikasikan 23 April 2012 20:18
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Dewan Keilmuan Masjid Zaitunah Tunis mengungkap beberapa penyebab hingga para penguasa Tunis  para ulama Zaitunah dan masjidnya yang berakhir dengan pelarangan kajian ilmu di masjid bersejarah itu.

Dalam jumpa pers yang digelar oleh Dewan Keilmuan Masjid Zaitunah yang juga menghadirkan para ulama dan menteri, Syeikh Husain Al Ubaidi Ketua Dewan Keilmuan Zaitunah menyampaikan bahwa penentangan penguasa terhadap Zaitunah mulai setelah Syeikh At Thahir bin Asyur mengkritik pernyataan Burqibah,”Siapa yang percaya bahwa tingkat Musa menjadi ular”.

Masih menurut Syeikh Al Ubaidi, penentangan penguasa dengan Syeikh Asyur semakin kuat tatkala Burqibah berkata dengan nada melecehkan,”Berbukalah kalian puasa hingga kalian kuat menghadapai musuh kalian”, yang ditanggapi oleh Syeikh Asyur dengan khutbah beliau,”Barang siapa mengingkari rukun dari rukun-rukun Islam maka ia kafir dan dibunuh serta tidak dimakamkan di pemakaman Muslim”. Burqibah pun membalas dengan mencopot Syeikh Asyur dari aktivitas mengajar di masjid Zaitunah serta mencekal beliau.

Bahkan Syeikh Al Ubaidi menjelaskan bahwa permusuhan Burqibah terhadap Zaitunah dan ulamanya tidak hanya sampai tahapan itu, hingga ia tidak segan-segan menggunakan kekuatan politik dengan menghentikan gaji mereka melalui piahk perwakafan serta mengusir mereka dengan menggunakan kelompok milisi. Hingga menyebabkan sebagaian dari ulama seperti Syeikh Muhmmad An Naifar memilih hijrah ke Aljazair dan Syeikh Umar Al Adasi ke Libya. Bahkan sebagain ulama pun dipenjara dan lainnya dibunuh seperti Syeikh Ar Rahumi Abdul Azizi Al Akrami. Di masa Zain Al Abidin nasib Zaitunah belum pulih, Zaitunah ditutup selama setahun dan dibuka kembali pada tahun 1988. Namun setelah 2500 pencari ilmu berada di Zaitunah pemerintah kembali menutup ruang belajar dan penginapan pelajar.

Syeikh Al Ubaidi juga menegaskan bahwa majelis ilmu Zaitunah akan resmi dibuka kembali pada pertengahan bulan depan. Dan Zaitunah berjalan dengan madzhab Maliki dan akidah Asy’ariyah dengan meminta dukungan kepada ulama Al Azhar dan Al Qairawan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sebagaiaman diketahui bahwa Zaitunah di masa keemasanya merupakan pusat kajian keislaman seperti Al Azhar di Mesir. Dan lembaga itu sendiri telah menghasilkan ulama besar semisal Syeikh Thahir bin Asyur serta dan Syeikh Al Khadzr Al Husain yang pernah menjabat sebagai Syeikh Al Azhar meski beliau bukan ulama Mesir.

Redaktur: Thoriq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Muslimat Hidayatullah Tolak RUU Kesetaraan Gender
Tulisan selanjutnya Mesir Minta Penjelasan atas Pernyataan Lieberman

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha

Berita
1 Juni 2026 10:40
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

Terbaru

  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?