Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Ulama Al-Azhar Korban dalam Tragedi di Lapangan Rabi’ah Al-Adawiyah

Ahmad
Terakhir diupdate: 15 Agustus 2013 13:34 1:34 pm
Ahmad
Dipublikasikan 15 Agustus 2013 13:34
Bagikan
Dr Abdurrahman Uwais nampak akrab dengan mahasiswa al Azhar asal Indonesia
Bagikan

Hidayatullah.com– Innalillahi wainna ilayhi rajiun. Syeikh Dr. Abdurrahman Uwais, salah satu ulama dan pengajar di Universitas al Azhar telah berpulang ke hadapan Allah Subhanahu Wata’ala. Sosok yang dikenal akrab dengan para mahasiswa asal Indonesia, khususnya asal Aceh di Mesir berpulang ke rahmatullah atas kejadian tragedi Rab’ah Adawiyah, Rabu (14/08/2013) pagi.

Menurut informasi yang dituliskan Muhibussabri Hamid, mahasiswa Al-Azhar asal Aceh yang tinggal di rumah duktur – demikian panggilan untuk Prof. Dr. Abdurrahman Uwais dalam Facebook, jenazah beliau telah dipulangkan ke rumah duka pukul 23.00 waktu Kairo. Hamid tinggal di El-Marg Gadidah, yang kebetulan tinggal di rumah kontrakan almarhum.

Hingga kini belum dijelaskan secara pasti penyebab dan waktu meninggalnya Syeikh Uwais.

“Bertaubatlah kepada Allah dengan sebenar-benar taubat dan jauhilah fitnah keji yang dapat menggerogoti jengkalan hati kita. Hasbunallalah wa nikmal wakil, tuu buu ilallah, tsumma tuu buu tilallah,” demikian pesan Guru Besar Ilmu Tafsir dan Ulumul Qur’an di Universitas Al-Azhar, Kairo ini dalam sebuat khutbah para jamaah Masjid Bawah Imarah (di flat nya), di El-Marg Gadidah, Kairo, sehari setelah penggulingan Mohammad Mursy.

Selain itu  menurut Muhib – sapaan akrab Muhibussabri Hamid – sang duktur dikenal dengan kepribadiannya yang mengajak kepada kebaikan dan mencegah dari perbuatan keji dan munkar.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Aku hidup bersamanya dalam tiga huru-hara, mulai dari masa Mubarak, Dr. Mursy dan Al-Sisi. Namun yang kurasa adalah sikap dan kepribadian, “ demikian ajaknya kepada kebaikan dan mencegah dari perbuatan keji dan munkar.

Syeikh Uwais sudah berkali-kali keluar masuk penjara, namun Allah Subhanahu Wata’ala dan selalu menyelamatkannya hingga ajal menjemput menemui rabb-Nya kemarin di medan Rabi’ah,” tulis Muhib dalam catatan Facebook nya yang ia tag ke akun hidayatullah.com, Kamis pagi (15/08/2013).

Menurut Muhib,  semasa hidupnya, duktur juga selalu menasehati teman-teman Masisir (Mahasiswa Indonesia di Mesir) yang tinggal di kontrakannya untuk senantiasa menjaga lidah dan dari keburukan dunia dan akhirat.

“Beliau itu, ayah rohani kami. Ayah yang selalu mengisi hati dengan mutiara suci, mengasah lidah kami dengan zikir dan menutup mulut kami dikala dunia dan seisinya saling menghujat serta mengkafirkan. Jikalau ada yang bertanya kepadaku kenapa penghuni rumah kami sangat berhati-hati menulis tetang konflik mesir, sepi hujatan-hujatan keji dan pengkafiran adalah karena beliau selalu menasehati kami untuk menjaga lidah dari keburukan dunia akhirat,” cerita Muhib.

 

Menurut Muhib,  sang duktur merupakan ulama yang zuhud, ahli ibadah, hafidz dan ahli tafsir. Bacaan di setiap shalat fardhu satu rubu’ dan setiap tarawih atau witir satu juz dengan bacaan beliau pun sangat lambat demi menjaga tajwid dan harakah agar tidak salah.

“Almarhum sangat zuhud, sederhana dan bersahaja. Aku tidak pernah meilihat beliau berpergian dengan mobil pribadi. Sepertinya beliau tidak punya mobil. Yang terparkir di depan rumah hanya mobil tetangga yang menyewa flat beliau. Berpergian untuk mengajar di Universitas Al-Azhar saja beliau tempuh dengan Metro (kereta api listrik). Tidak ada bedanya dengan kami yang mahasiswa,” terangnya.

Seperti dilansir dari website KMA (Keluarga Mahasiswa Aceh) Mesir kmamesir.org, jenazah Prof. Dr. Abdurrahman Uwais sendiri telah dipulangkan ke rumah duka pukul 23.00 waktu Kairo.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AcehAl Azharmahasiswa IndonesiaMesirSyeikh Dr. Abdurrahman Uwais
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya 500 Massa Turun Kecam Serangan Militer Mesir
Tulisan selanjutnya 43 Aparat Mesir Terbunuh dalam Bentrokan di Mesir

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Berita
4 Juni 2026 09:00
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?