Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Psikolog Internasional: Omong Kosong Homoseksual Bawaan Lahir

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate:
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 30 Mei 2012 01:01
Bagikan
Prof. Malik Badri, Pakar Psikologi Internasional dari Sudan
Bagikan

Hidayatullah.com–Dalam anggapan psikologi Barat sekarang ini, orang yang tidak suka dengan pelaku homoseksual sudah bisa dikatakan termasuk dalam salah satu penyakit kejiwaan.

Hal tersebut disampaikan Profesor Malik Badri, Pakar Psikologi Internasional pada Studium Generale “Homoseksual dan Gender dalam Perspektif Islam dan Psikologi” di Gedung Program Doktoral Pendidikan Islam, Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor, Jawa Barat, Selasa (29/5/2012).

Menurut Prof. Malik Badri, selain anggapan tersebut, banyak pendapat keliru lain tentang perilaku kelainan seks itu, seperti anggapan bahwa homoseksual sebagai perilaku bawaan.

“Omong kosong homoseksual bawaan sejak lahir. Tidak mungkin seperti itu,” tegas profesor dalam bahasa Inggris yang diterjemahkan oleh moderator Adnin Armas.

Kalau homoseksual itu bawaan sejak lahir, tidak adil jika Tuhan menghukum para pelakunya, imbuh profesor.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Klaim pegiat homo yang menunjukkan hormon sebagai bukti pengaruh perilaku seks, juga dinilai keliru oleh profesor. Faktanya, menurut pakar psikologi dari Sudan itu, banyak orang yang hormonnya jauh lebih tinggi, tapi bukan pelaku seks sesama jenis.

Justru pengaruh homoseksual adalah lingkungan, jelas pembicara pertama dalam acara yang diikuti ratusan akademisi dan mahasiswa UIKA serta masyarakat umum, termasuk dari kaum wanita itu.

Faktanya, menurut Badri, di penjara atau asrama tentara akan banyak terjangkiti perilaku seks menyimpang tersebut.

“Homoseksual bisa diobati. Yang bikin sakit hati, sudah berperilaku homo, juga mengajak-ajak orang lain untuk homo. Seharusnya, para pelaku homoseksual meminta ampun kepada Allah SWT,” tambah Badri yang tampil pada sesi pertama Studium General yang digelar atas kerjasama Program Pascasarjana UIKA, Institute for the Study of Islamic Thought and Civilizations (INSISTS) dan the Center for gender Studies (CGS) itu.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Pascasarjana ISID Gontor Dr. Hamid Fahmy Zarkasyi menjelaskan tentang perspektif gender dalam Islam.

Menurut Hamid Zarkasyi, kedudukan antara laki-laki dan perempuan adalah jelas berbeda.

“Islam memang mengajarkan perbedaan antara laki-laki dan perempuan. Laki-laki itu memimpin perempuan. Kelebihan laki-laki terhadap perempuan itu karena karunia dari Allah SWT. Siapa yang menafkahi istri? Suami!,” jelasnya.

Pada acara tesebut juga sekaligus di-launching website resmi CGS, www.thisisgender.com.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dilarang, Hizbut Tahrir Tunis Tetap Aktifkan Diri
Tulisan selanjutnya KH Said Aqil: Tidak Ada Praktik Intoleransi Beragama

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Komandan Tentara Suriah Era Assad Tewas Saat akan Ditangkap

Berita
31 Agustus 2026 17:47
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang

Terbaru

  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?