Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Asbisindo: Jangan Beri Ijin Operasional Bank Asing,Kecuali Bank Syari’ah

Ngadiman Djojonegoro
Terakhir diupdate:
Ngadiman Djojonegoro
Dipublikasikan 31 Mei 2012 07:55
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com- – Sebagai salah satu negera dengan jumlah penduduk terbesar, Indonesia menjadi sasaran pasar dalam dalam perdagangan dunia, termasuk pasar potensial dalam industri perbankan maupun sektor jasa keuangan lainnya. Hal inilah yang ditangkap dunia perbankan khususnya bank asing untuk beroperasi di Indonesia.

Namun pemerintah diharapkan tidak mudah memberi ijin operasional bagi bank asing khususnya bank konvesional. Hal tersebut dimaksudkan agar perbankan nasional khususnya bank syariah dapat menjadi “tuan rumah” di negerinya sendiri.

“Jangan beri ijin operasional bank asing di Indonesia,kecuali untuk bank syari’ah atau sistem keuangan syair’ah,” tegas Ketua Asosiasi Bank Syari’ah Indonesia (Asbisindo), A.Riawan Amin, kepada wartawan di Bandung, Rabu (30/5/2012).

Sebaliknya pihaknya berharap pemerintah lebih mendorong dan membantu untuk tumbuh kembangnya bank syari’ah di Indonesia  termasuk bank syari’ah dari asing.Hal ini dimaksudkan agar perbankan syariah yang sudah ada mempunyai kawan dalam menggarap potensi pasar syari’ah yang lebih besar dan luas lagi.

Dirinya beranggapan dengan garapan pangsa pasar bank syari’ah saat ini yang masih kecil,jika ada teman datang (bank syari’ah asing) akan semakin besar.Dengan demikian secara otomatis pasar bank konvensional akan  mengecil.Sehingga akan lebih banyak transaksi syari’ah yang terjadi dalam praktek ekonomi di Indonesia.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Saat menjawab pertanyaan wartawan mengapa bank syari’ah boleh sementara bank konvensional melarang?  Dengan tegas Riawan mengatakan bahwa pada prinsipnya bank konvensional itu jahat. Sementara bank syariah meski  belum sempurna dirasa jauh lebih baik dengan mengedepankan prinsip dan praktek syari’ah.

“Harus kita akui bank syari’ah belum sempurna, namun itu (bank syari’ah) jauh lebih baik daripada bank konvensional. Kita akan terus melakukan perbaikan sehingga sempurna, untuk itu perlu dukungan semua pihak,pemerintah dan khususnya umat Islam itu sendiri.Jangan menghantam terus dengan mitos-mitos,” akunya.

Saat disinggung apakah perbankan syari’ah di Indonesia akan melakukan pemurnian seperti yang dilakukan Malaysia? Dirinya menjawab, bisa saja namun itu perlu waktu juga, mengingat perbankan syari’ah di Malaysia lebih dulu ada ketimbang Indonesia. Meski ia mengakui masih menjadi perdebatan soal istilah “permurnian” karena berhubungan dengan muamalah.

“Ya kalau sudah (sesuai) syari’ah buat apa dimurnikan, kan syari’ah itu murni,” pungkasnya dengan tawa.*

Redaktur: Ngadiman Djojonegoro
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Peletakan Batu Pertama Hidayatullah Mart Batam
Tulisan selanjutnya Ayo Perangi Rokok Sejak Dini !

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya

Berita
5 September 2026 14:50
Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
Ahwa Mufakat Pilih Gus Kikin, Cicit Pendiri NU dari Tebuireng Jadi Ketum PBNU

Terbaru

  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?