Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Saintek

Waspada! Biogas dari 700 Juta Babi China Jadi Pupuk dan Produk Dunia

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 5 Juni 2012 07:03
Bagikan
Ye Kaifang berdiri di depan pertanian biogasnya yang mengubah kotoran menjadi bahan bakar
Bagikan

Hidayatullah.com–Lebih dari 60 persen daging yang diproduksi di China adalah daging babi. 700 juta babi dengan kotorannya menjadi salah satu masalah bagi China.

Diperkirakan setiap tahunnya babi-babi di China menghasilkan 1.4 juta ton kotoran dan 7 juta ton urin, demikian dikutip Radio Australia, Senin (04/05/2012).

Para ilmuwan Australia mencoba menolong permasalahan kotoran babi ini menjadi sesuatu yang lebih potensial. Dengan menggunakan teknologi canggih, kotoran babi dapat diekstraksi dan diubah menjadi tidak saja bahan bakar biogas, tetapi juga pupuk.

Ada kemungkinan juga jika kotoran ini dapat diubah menjadi produk-produk lainnya yang dapat dimanfaatkan oleh industri-industri di dunia.

Proyek ini dikerjakan antara Contamination Assessment and Remediation of the Environment (CRC CARE) dari Australia, sejumlah ilmuwan China dan Australia, dan perusahaan teknologi Asia, HLM Asia Ltd.

Baca Juga

Lithium Air Laut
China Temukan Cara Baru Menambang Lithium Air Laut
7 dari 10 Warga Malaysia Ingin Medsos Dilarang untuk Anak di Bawah 14 Tahun
Warisi Generasi Old, Milenial Akan jadi ‘Generasi Terkaya dalam Sejarah’
Minum Air Zamzam Sembuhkan Sakit dan Kuatkan Hafalan
Ilmuwan Menemukan Koridor Tersembunyi di Piramida Agung Giza Mesir

Banjiri Indonesia

Sebelum ini, Sekretaris Jenderal Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi), Mochamad Ridwan Mustofa, pernah mengatakan, tingginya upah buruh dan harga tanah di China menjadi faktor yang mendorong relokasi industri China.  Dan Indonesia merupakan negara yang dinilai menjadi prioritas relokasi industri dari China.

Selain itu, Indonesia merupakan salah satu negara yang menjadi serbuan dan banjirnya produk-produk China. Menurut data, China telah membeli 653 standarisasi produk Indonesia (SNI) terhitung sejak November 2010.

Menurut Kepala Badan Standardisasi Nasional (BSN)  Bambang Setiadi dikutip media, mayoritas produksi China yang telah mengantongi SNI di antaranya produk elektrik dan elektornik, mekanikal serta mesin.

Banjirnya produk-produk asing di Indonesia, bagaimanapun harus tetap diwaspadai, khususnya menyangkut kehalalan produk nya. Belum lama ini,  Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-Obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM-MUI) Kaltim pernah menyampaikan ke masyarakat, ada 90 jenis kuas roti yang ditengarai dibuat dari bahan bulu babi (babibristle) yang kemungkinan banyak digunakan para pengusaha roti.

Selain itu juga peredaran kosmetik yang mengandung bahan  haram  seperti; produk-produk yang mengandung plasenta. Plasenta terbuat air-ari atau selaput yang melapisi bayi. Ari-ari tersebut biasanya diambil bayi binatang dan manusia.
Di Indonesia, hanya kurang dari lima persen jumlah kosmetik yang tidak menggunakan plasenta. Jenis kosmetik yang menggunakan plasenta itu diantaranya pemutih dan handbody.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:babichinaharamold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Daud Rasyid: Kembalikan Citra Langkat Lahirkan Ulama
Tulisan selanjutnya Pelajar Muhammadiyah Siapkan Film “Nilai Tanpa Angka”

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Berita
4 Juni 2026 08:06
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Saintek

Para Ilmuwan Lakukan Deteksi Autisme pada Rambut

9 Januari 2023 20:30
Saintek

Tantangan Teknologi, Banyak Orang Oversharing dan Umbar Aib di Media Sosial

26 Desember 2022 14:00
Saintek

(Video) Kuasa Allah, Ilmuwan Berhasil Merekam Tumbuhan yang Bernapas

23 Desember 2022 15:10
Saintek

Selandia Baru akan Siapkan Undang-undang agar Facebook dan Google Membayar Berita

5 Desember 2022 11:21
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?