Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
None

Qurban Membuka Jalan Dakwah dan Persahabatan Lintas Benua

Ahmad
Terakhir diupdate: 7 Juni 2025 22:05 10:05 pm
Ahmad
Dipublikasikan 7 Juni 2025 22:04
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Di balik senyum warga desa Konni yang hidup dalam keterbatasan, terselip kisah hangat yang tak hanya menyentuh hati, tapi juga menjembatani dua benua: Asia dan Afrika. Sebuah kisah tentang dua sahabat yang dipertemukan takdir, disatukan iman, dan kini bersama menebar keberkahan lewat daging qurban.

Kisah ini dimulai jauh dari benua hitam, tepatnya di Sudan, tahun 2011. Di tengah barisan mahasiswa pencari ilmu bahasa Arab, dua pemuda Muslim—Imam Fatih Farhat dari Kalimantan Timur dan Mamman Mustoupha dari Niger—berjumpa untuk pertama kali.

Keduanya dipertemukan dalam semangat yang sama: belajar, berbagi, dan berjuang menuntut ilmu agama.

Takdir membawa mereka menjadi tetangga fakultas di Universitas Islam Madinah—Fatih di Fakultas Hadis, Mamman di Fakultas Al-Qur’an.

Di sanalah, di antara kitab dan sajian sederhana khas Sudan seperti roti kering yang dihangatkan ulang, tumbuh sebuah persahabatan yang melampaui bahasa, warna kulit, dan kebangsaan.

Baca Juga

Tahun Baru Hijriah, Kini Punya Makna Perubahan Orientasi Hidup dan Kepedulian Sosial
Cegah Anak Obesitas, Inggris Larang Makanan Manis dan Gorengan di Sekolah
Iran Hujani Israel dengan Rudal Usai Trump Klaim Kemampuannya Melemah
200 Tentara AS Terluka, Iran Nyatakan Siap Perang Panjang
Jerman Penjarakan Seorang Pria Libanon Anggota Hizbullah

“Persahabatan itu bukan hanya soal kesamaan, tapi juga keikhlasan untuk berbagi nilai-nilai kebaikan. Dan saya melihat itu di diri Mamman,” ujar Imam Fatih, dai muda dari Baitul Maal Hidayatullah (BMH).

Kini, Mamman Mustoupha mengemban amanah sebagai Mudir Rumah Qur’an di Distrik Thouhua, Desa Konni, Niger. Sebuah daerah yang masih jauh dari sentuhan kesejahteraan.

Namun di sinilah, sejak empat tahun terakhir, daging qurban dari Indonesia menjadi jawaban atas harapan warga yang selama ini hanya bisa bermimpi makan daging saat Iduladha.

“Kami hidup sangat kekurangan. Kalau bukan Idul Adha dan BMH datang, kami tidak pernah makan daging,” ujar Ibu Hafsah, dengan mata berkaca.

Bersama Imam Fatih, yang menjadi penghubung dari Indonesia, BMH rutin mengirim hewan qurban ke wilayah ini. Tahun ini adalah tahun keempat.

Bagi warga Konni, bukan hanya daging yang mereka dapatkan—tetapi juga pengakuan bahwa mereka tak sendiri.

“Qurban ini adalah simbol cinta dan persaudaraan,” ungkap Syekh Mamman Moustpha Bachir, Lc., Ph.D, tokoh masyarakat setempat.

“Kami merasakannya. BMH bukan hanya mengirim hewan, tapi mengirim harapan.”

Menurut Imam Nawawi, Kepala Humas BMH Pusat, kisah ini bukan hanya tentang distribusi daging, tetapi diplomasi spiritual dan kemanusiaan Indonesia.

“Bayangkan, dari Kalimantan ke Niger. Dari masjid kecil di pelosok Nusantara ke desa terpencil di Afrika. Yang menyambungkan? Bukan lembaga besar. Tapi sahabat, dan semangat qurban.”

Dan benar, qurban bukan sekadar penyembelihan hewan. Di tangan orang-orang seperti Fatih dan Mamman, qurban menjadi jembatan lintas bangsa, lintas budaya, dan lintas nasib.

Sebuah persahabatan yang bermula di bangku pendidikan kini menjelma menjadi jalan panjang keberkahan, mengalir dari Indonesia hingga jantung Afrika Barat.

Qurban yang kita potong di tanah air, kini membuat ribuan warga Niger tersenyum. Dan dua sahabat itu, masih tetap bersama—satu di medan dakwah, satu di tanah misi kemanusiaan.

Daging bisa habis, tapi jejak cinta dan iman akan terus hidup. Inilah kisah qurban yang tak hanya mengenyangkan perut, tapi juga menyatukan hati-hati lintas negeri.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AfrikaBaitul Maal HidayatullahBMHDai Mudahewan qurbanImam FatihKalimantanNiger
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Masjid Al-Aqsha BSD Potong 161 Ekor Hewan Qurban Senilai Rp2,183 M
Tulisan selanjutnya Semangat Berbagi di Idul Adha 2025: Pesantren Hidayatullah Surabaya Gelar Syiar Qurban Energi Kebangkitan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Palestina Terkini

Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis

Palestina Terkini
13 Juli 2026 05:55
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaNone

Kurma Israel Beredar di Eropa dengan Label Palsu

20 Februari 2026 07:00
BeritaNone

Video: Pria Disabilitas di Nepal Viral Menjaga Masjid dari Serangan Kelompok Radikal

11 Februari 2026 05:26
None

“Kemunafikan Barat Terbongkar”: Celah Hukum Pernikahan Anak di AS Disorot Aktivis HAM

2 Februari 2026 19:30
None

Tolak Gabung ‘Dewan Perdamaian’, Jerman: Penyimpangan Sistem Internasional

23 Januari 2026 09:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?