Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Pelajar Tolak Rencana Menkes Mudahkan Kondom

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 20 Juni 2012 13:08
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Seruan Menteri Kesehatan RI baru, Nafsiah Mboi yang akan mendorong penggunaan kondom pada kelompok seks berisiko, termasuk memudahkan mendapatkannya, terus menuai tanggapan. Pelajar pun bicara.

Miftah Abdul Hadi, siswa kelas VII di SMP Al-Qalam Jakarta Timur, yang ditemui Hidayatullah.com di beranda masjid sekolah jelang Dzuhur tadi (22/06/2012), sempat tercenung sejenak ketika disampaikan Menkes akan mudahkan mendapatkan kondom untuk kalangan remaja seusia dirinya, ia terlihat bingung sejenak. 

“Kondom untuk manusia, ya? Wah, bahaya, itu bisa merusak,” ujarnya singkat seraya tersenyum diamini sejumlah teman-temannya. 

Senada dengan itu, rekan Miftah, Apri Junansyah, juga kaget. “Masa’ sih anak SMP dikasih kondom, Orang masih pelajar kok,” katanya.

Dihubungi terpisah, Ketua Forum Pelajar Islam Menulis (FORPIM) Aditiya Samade, menilai, anjuran menggunakan kondom untuk seks yang “aman” hanya memberikan rasa aman semu. “Karena berzina meskipun menggunakan kondom tetap saja haram,” tegasnya. 

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Mahasiswa di perguruan tinggi swasta di Kota Depok ini, menjelaskan, karena kondom terbuat dari latex yang memiliki pori-pori berdiameter 70 mikron, yaitu 100 kalii lebih besar diameter HIV-1 (0,1 mikron), maka sesungguhnya kondomisasi justru memfasilitasi penularan HIV/AIDS dan seks bebas itu sendiri. 

“Terutama di kalangan remaja yang notabene pengetahuan tentang seksnya masih kurang dan nasfsu syahwat yang belum bisa dibendung. Didukung lagi dengan gampangnya mengakses hal-hal berbau pornografi di zaman globalisasi ini. Jadi untuk apa dipermudah, bukannya selama ini kondom sudah ada di mana-mana,” terang Aditiya.

Aditiya menilai, dengan maraknya kampanye penggunaan kondom dan kemudahan untuk mendapatkannya, maka bukan tidak mungkin Indonesia yang tadinya sebagai negara terporno kedua setelah Rusia, menjadi nomor satu.

Dibiayai Asing

Menkes Nafsiah Mboi saat menjabat Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS Nasional (KPAN), pernah mengatakan lembaganya itu sering dibiayai asing untuk dapat menjalankan agenda dan programnya.

“Karena kita mau cepat,” katanya memberikan alasan saat konfrensi pers di selepas acara launching buku MDGs Sebentar Lagi di Jakarta yang dihadiri Hidayatullah.com, Senin (31/1/2011). 

“Untuk segera menanggulangi masalah itu, ya kami mencari dana keluar negeri,” katanya.

Dalam kesempatan itu Nafsiah bahkan menuduh keberadaan Perda Perda Maksiat di beberapa wilayah di Indonesia dianggapnya tidak efektif untuk memberantas praktik seks bebas.

Ditanya hidayatullah.com mengenai alasan dari anggapannya itu, Nafsiah mengatakan, masalah pelacuran tidak bisa diselesaikan semata dengan Perda Maksiat. 

Cara-cara seperti merazia, menggelandang, atau menggaruk langsung ke tempat lokalisasi sebagaimana diatur dalam Perda, sama saja tidak memberikan perlindungan kepada pelaku sendiri. 

“Selama Perda Maksiat itu ada, maka hanya akan menimbulkan masalah,” tegas dia.

Seperti diketahui beberapa waktu lalu Menteri Kesehatan, Nafsiah Mboi mengungkapkan, akan kembali mengkampanyekan penggunaan kondom pada kelompok seks berisiko. Oleh karena itu, kata dia, ada kampanye yang menyasar generasi muda 15-24 tahun.

Nafsiah berharap, pendidikan tentang seks dan kesehatan reproduksi bisa kembali ditingkatkan, khususnya yang menyasar anak-anak remaja usia 15-24 tahun. 

“Di Undang Undang, mereka yang belum menikah tidak dapat diberikan kontrasepsi. Tapi setelah kami analisa, aturan itu sangat berbahaya kalau tetap dilaksanakan tanpa melihat kenyataan di lapangan,” terangnya.

Belakangan Menkes memberikan pernyataan dalam bentuk video di laman resmi Kemenkes, yang menegaskan tidak pernah ada pernyataan demikian.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bebaskondomold migratepelajarseks
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Jamaah Pengajian Surabaya akan Launching AlQuran Bahasa Madura
Tulisan selanjutnya Senat Belanda Tolak Larangan Sembelih ala Islam

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat

Berita
5 Juni 2026 06:00
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Terbaru

  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?