Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Amnesti Internasional Kecam Vonis Kasus Corrie

Insan Kamil
Terakhir diupdate:
Insan Kamil
Dipublikasikan 1 September 2012 07:34
Bagikan
Aktivis perdamaian Rachel Corrie.
Bagikan

Hidayatullah.com–Amnesti Internasional (AI) mengecam keputusan pengadilan Zionis Israel dalam kasus pembunuhan terhadap aktivis perdamaian asal Amerika Serikat, Rachel Corrie, di Rafah pada tahun 2003.

Pengadilan memutuskan, tentara yang menggilas dengan buldoser sampai mati terhadap Rachel Corrie, tidak bersalah.

“Vonis itu merupakan pola kekebalan (impunitas) yang terus berlanjut bagi militer Israel yang melakukan kekerasan terhadap warga sipil dan pembela HAM di Wilayah Pendudukan Palestina (OPT),” Amnesti melaporkan, seperti diberitakan laman IMEMC, Jumat (31/08/2012).

“Vonis pengadilan itu merupakan tameng bagi personil militer Israel terhadap akuntabilitas dan mengabaikan kelemahan mendalam dalam penyelidikan internal militer Israel atas kematian Corrie,” kata AI.

Putusan atas kasus pembunuhan Rachel dibacakan oleh Pengadilan Negeri Israel di Haifa pada hari Selasa.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Amnesti mengatakan, laporan lengkap dari penyelidikan Israel atas kematian Rachel tidak pernah sepenuhnya dibuat memenuhi harapan publik. Para pejabat AS juga mengatakan, tidak percaya penyelidikan dilakukan menyeluruh dan transparan.

Rachel Corrie tewas pada usia 23, pada tanggal 16 Maret 2003, di Rafah bagian selatan Jalur Gaza ketika mencoba mencegah tentara yang sedang menghancurkan rumah-rumah Palestina. Dia berada di Rafah bersama beberapa aktivis Gerakan Solidaritas Internasional (ISM).

“Rachel Corrie seorang pengunjuk rasa damai Amerika yang tewas ketika mencoba melindungi rumah rakyat Palestina dari buldoser militer Israel yang sedang merobohkan rumah-rumah,” kata Sanjeev Bery, Direktur Advokasi AI untuk Timur Tengah dan Afrika Utara.

“Lebih dari sembilan tahun setelah kematian Corrie, pemerintah Israel masih belum mewujudkan janji-janjinya untuk melakukan investigasi menyeluruh, kredibel dan transparan. Sebaliknya, pengadilan Israel yang seharusnya menegakan penyelidikan, telah cacat dan menjadi perisai bagi militer Israel dalam tuntutan pertanggungjawabannya,”
ucapnya.*

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya “Kisah Tajul Muluk dari Sampang”
Tulisan selanjutnya Shalat Subuh Bersama Habib Rizieq Buka Milad FPI ke-14

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Feature

Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

Feature
30 Mei 2026 17:30
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?