Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Diam-diam Wabah Pemurtadan Berlangsung di Lubuklinggau

Insan Kamil
Terakhir diupdate:
Insan Kamil
Dipublikasikan 4 September 2012 14:14
Bagikan
Penyelesaian di depan aparat terhadap pelaku pemurtadan di Garut.
Bagikan

Hidayatullah.com–Penyebaran agama kepada umat yang telah beragama ternyata masih berlangsung di sebagian wilayah di Indonesia. Jika sebelumnya kegiatan semacam ini dapat dapat terendus berlangsung di sejumlah kota di Jawa Barat, antara lain di Garut dan Bogor, kali ini diketahui terjadi di Lubuklinggau, Sumatera Selatan.

Sejumlah organisasi masyarakat (ormas) Islam di daerah ini telah mencium kegiatan pemurtadan ini. Diam-diam, penyebaran agama kepada umat beragama lain yang dilakukan salah satu tempat ibadah non muslim di Lubuklinggau, sudah berlangsung selama 2,5 bulan terakhir di Smart Hotel, atau sejak Juni hingga Agustus 2012.

Bukan hanya umat Islam yang menjadi sasaran penyebaran agama oleh pemuka agama, tetapi umat lainnya juga dipengaruhi untuk mengikuti kegiatan ajaran agamanya, dengan iming-iming pembagian sembako.

Data sementara, sedikitnya 130 orang muslim dan empat umat Buddha telah didoktrin ajaran agama tertentu oleh pemuka agama tersebut. Dua di antaranya yang sebelumnya pemeluk agama Islam sempat dibaptis.

Ormas Islam yang tahu kejadian itu langsung melakukan koordinasi dengan Kementerian Agama (Kemenag) Lubuklinggau dan menyerahkan persoalan itu ke Polres Lubuklinggau. Setelah melakukan pemeriksaan dan pemanggilan terhadap pemuka agama yang mendoktrin, akhirnya diketahui kegiatan itu memang benar ada.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Salah seorang koordinator GBI Lubuklinggau, di hadapan tokoh agama, tokoh pemuda, ormas Islam, Kemenag, dan Kapolres Lubuklinggau, memohon maaf atas kegiatan penyebaran agama kepada umat beragama lain dengan mengiming-imingi pembagian sembako. Dia juga berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya.

Selain itu dia juga menyatakan tidak akan mengeluarkan sertifikat Baptis terhadap dua umat muslim yang pernah dibaptisnya atas nama Hendramarto dan Tri Yulwahyuli. Meski mengaku dan menyatakan bertanggungjawab, namun ia menolak menjawab sejumlah pertanyaan wartawan kepadanya, termasuk soal sasaran ceramah agama yang dilakukannya.

Dalam pemberitaan di JPNN, pelaku didampingi anak dan istrinya  keluar ruang pertemuan dan hanya melempar senyum menuruni anak tangga dan masuk ke ruang Kasat Intelkam Polres Lubuklinggau. Selanjutnya pintu ditutup dan tidak satu kata pun jawaban yang dikeluarkannya.

Kemenag Lubuklinggau Saidi HZ, mengakui jika pihaknya kecolongan dengan adanya kegiatan tersebut. Meski begitu dia membantah jika pihaknya lengah/teledor sehingga terjadi penyebaran agama terhadap umat  beragama lain.  “Ini kita katakanlah semacam kecolongan, bukan keteledoran,” ujarnya.

Soalnya, menurut Saidi, untuk melakukan pembinaan terhadap umat muslim, Kemenag Lubuklinggau memiliki 133 penyuluh, ditambah penyuluh PNS 11 orang, ditambah P3N dan KUA. “Kalau  untuk pembinaan kita sudah maksimal, tetapi namanya masyarakat banyak, ada saja jalan mereka masuk,” kata Saidi.

Dikatakan Saidi, terhadap mereka yang telah terdoktrin ajaran yang disampaikan oknum pendeta tersebut, akan dilakukan pembinaan secara khusus dan berkelanjutan. Hal itu juga menjadi introspeksi bagi umat muslim dan pemerintah. “Ini disebabkan faktor ekonomi dan minimnya pengetahuan tentang agama,” ungkapnya.

Karena itu, Saidi berjanji akan memperhatikan kedua penyebab itu. Apalagi dana keagamaan (BAZ, red) cukup besar. “Kita akan bantu dan memberikan pembinaan, sesuai dengan tingkat pengetahuan mereka,” jelas Saidi.

Kapolres Lubulinggau AKBP Chaidir, menyatakan, apa yang telah dilakukan oknum pendeta tersebut telah melanggar Surat Keputusan Bersama (SKB) Mendagri dan Menteri Agama, mengenai tata cara penyebaran agama. Jika memang itu kembali terjadi, pihaknya akan menyampaikan hal itu ke pembuat peraturan. Karena, diakui Chaidir, saat ini belum ada payung hukum yang jelas untuk menjerat pelaku.

Ketua FUI Sumsel Umar Said mengatakan, penyebaran agama di wilayah yang sudah memiliki agama adalah suatu pelanggaran. Pasalnya, SKB melarang menyebarkan agama di tengah-tengah komunitas yang sudah beragama. “Menyebarkan agama, baik secara terang-terangan atau sembunyi-sembunyi di tengah suatu komunitas umat beragama itu adalah pelanggaran,” ujarnya.*

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Alhamdulillah, Masjid Jabal Nur Bantuan Pembaca Telah Dipakai Sholat
Tulisan selanjutnya Iran Palsukan Terjemahan Pidato Mursy

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Berita
4 Juni 2026 08:06
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?