Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Pipit Senja: Para Dai Perlu Dimotivasi Menulis

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 4 September 2012 22:02
Bagikan
Pipit Senja prihatin dengan kaderisasi penulis-penulis Islam.
Bagikan

Hidayatullah.com–Novelis Islam ternama Indonesia, Pipiet Senja mengemukakan pendapatnya atas keutamaan menulis dalam berdakwah. Hal ini disampaikan terkait keprihatinannya melihat semakin maraknya beredarnya buku-buku yang mengajarkan kesesatan Islam. Di sisi lain, komposisi penulis Islam intelektual di Indonesia masih minim kaderisasi.

“Saat ini umat Islam membutuhkan gerakan untuk memotivasi para dai menulis. Kita bisa membaca sejarah Cut Nyak Dien hingga Imam Bonjol, karena saat itu mereka suka menulis,” jelas Pipit kepada Hidayatullah.com, Senin (03/09/2012).

Saat ini sosok-sosok sastrawan Islam seperti Taufik Ismail yang dikenal gigih membela Islam melalui sastra, sudah harus dipikirkan kaderisasinya. Bahkan menurutnya, fokus umat Islam yang selama ini menjadikan tokoh-tokoh INSIST seperti Adian Husaini, Adnin Armas hingga Fahmi Hamid Zarkasyi sudah sudah harus disiapkan kaderisasinya. Jangan sampai umat Islam kehabisan penulis Islam.

Minat menulis harus dikuasai, mulai kalangan pelajar Islam, santri-santri pesantren hingga mereka yang tidak merasakan bangku sekolah.

“Siapapun bisa menulis, yang penting dia mau belajar. Saya sendiri tidak lulus SMA, saya mampu menulis karena saya mau belajar. Jadi menulis berawal dari kemauan, bukan status pendidikan,” tambah penulis yang mengagumi gaya menulis Fauzil Adzim ini.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Pipit juga menegaskan agar para penulis pemula dan para penulis Islam senior mau bersinergi. Para penulis senior seperti di INSIST dan komunitas penulis Islam lainnya mau turun bumi untuk memikirkan masalah kaderisasi. Semakin maraknya penulis Islam yang mengerti kaidah jurnalistik dan pola EYD (ejaan yang disempurnakan), akan membuat dakwah Islam semakin kuat.

“Tulisan itu terlihat biasa, namun ketajamannya bisa lebih menusuk lebih dari peluru. Karena tulisan tidak menyerang fisik dan dia bisa memperbaiki cara berpikir, sekaligus cara berpikir bisa rusak karena sebuah tulisan,” kata novelis yang juga menyukai cara menulis Majalah Suara Hidayatullah ini.

Saat ini, Pipit sedang mengimplementasikan keseriusannya melakukan kaderisasi penulis Islam. Dia merintis rumah menulis untuk para yatim piatu di Cimahi-Jawa Barat. Selain menulis, tempat tersebut juga menjadi tempat untuk belajar dan menghafal Al Qur’an bagi anak-anak jalanan.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mesir Kesulitan Blokir Situs Porno
Tulisan selanjutnya GPR Persiapkan Rumah Singgah untuk Cegah Pemurtadan Anak

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Berita
4 Juni 2026 08:06
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?