Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Muhammadiyah: Meloloskan Dede Oetomo Sama dengan Halalkan LGBT

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 18 Oktober 2012 16:07
Bagikan
Yunahar Ilyas : Saya curiga nanti ada pelacur mau minta minta jadi perwakolan di Komnas HAM
Bagikan

Hidayatullah.com–Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof Dr Yunahar Ilyas, MA menilai jika Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) meloloskan pegiat homoseksual Dede Oetomo menjadi anggota komisioner Komisi Nasional (Komnas) Hak Asasi Manusia (HAM), secara tidak langsung DPR  sudah mengakui gaya hidup lesbian, gay, biseks dan transgender (LGBT) di Indonesia.

Menurut Yunahar, keberadaan LGBT di Indonesia adalah tidak sah. Hal ini karena Indonesia adalah negara beragama. Bahkan bukan hanya Islam, menurutnya seluruh agama di Indonesia juga tidak ada yang menghalalkan LGBT.

“Nanti kalau Dede Oetomo jadi komisioner Komnas HAM, saya curiga nanti akan ada perwakilan pelacur mau minta jadi perwakilan di Komnas HAM,” jelasnya kepada hidayatullah.com, Kamis (17/10/2012).

Sebagai kaum intelektual yang diamanahkan menjadi wakil rakyat di DPR RI. Yunahar meminta sebaiknya Komisi III tidak meloloskan Dede Oetomo sebagai komisioner Komnas HAM.

Menurutnya, kalaupun memang kelompok LGBT ingin haknya ditampung dan diakui, maka pengakuan tidak lantas membiarkan perwakilan LGBT  ada di Komnas HAM. Seharusnya DPR RI membantu menjelaskan bahwa LGBT ini adalah bagian dari kelainan sosial yang harus disembuhkan.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Masih banyak segmen-segmen masyarakat yang harus diurusi,” jelasnya.

Sementara itu, Fahmi Salim Lc, salah satu tokoh Muhammadiyah meminta Komisi III DPR RI untuk tidak perlu menggunakan banyak pertimbangan. Dirinya setuju dengan Yunahar Ilyas, bahwa menjadi seorang LGBT adalah pilihan hidup yang tidak sehat. LGBT, merupakan adalah penyakit yang harus segera diobati bukan justru dilagalkan, apalagi dengan menerima wakilnya menjadi anggota Komnas HAM.

“Sakit yang semestinya harus diobatkan agar sembuh jangan difasilitasi yang berdampak makin menularkan pada orang lain. Apalagi diberi tempat seolah penyakitnya adalah hal yang normal dan tidak berbahaya,” jelasnya.

Fahmi menambahkan, bahwasanya LGBT dan perilaku liwath adalah perilaku sangat dilarang Allah Subhana Wa ta’alah. Sebab takdirnya, manusia normal hanya berpasangan dengan lawan jenis dan melakukan hubungan seksual sesuai aturan agama. Jika DPR RI masih berisi orang sehat dalam agama dan moral, tentunya mereka tidak akan meloloskan orang yang kurang sehat.

“Namun, Jika komisi III meloloskannya, maka DPR RI telah melanggar konstitusi sila kesatu dan UUD 45 yang menjamin bahwa HAM di Indonesia tidak boleh bertentangan dengan norma sosial dan ajaran agama yang diakui,” tambahnya.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:KomnasMuhammadiyahold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tatkala Singa Menghadang Imam At Tsauri
Tulisan selanjutnya Di Inggris Toko-Toko Bangkrut, Pegadaian Menjamur

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Jenderal ‘Israel’ Naik Pangkat Usai Bunuh Anak Palestina, Kini Dipecat karena Skandal Moral

Berita
8 Juni 2026 20:30
MUI Kembali Dorong Undang-Undang Ketahanan Keluarga untuk Perkuat Fondasi Bangsa
Kemendikdasmen Siapkan Kurikulum PAUD untuk Dukung Program Wajib Belajar 13 Tahun
PHK Tembus 23 Ribu Pekerja, DPR Desak Penguatan Perlindungan dan Percepatan Penyerapan Tenaga Kerja
MUI: Kasus Hukum di BGN Harus Jadi Momentum Perbaikan Tata Kelola dan Integritas Pengelola

Terbaru

  • Pasokan Avtur Saudi ke Eropa Melebihi Sebelum Penutupan Selat Hormuz
  • Vape Piu Piu Bikin Pengguna Seperti Zombie, Kata Kepolisian Malaysia
  • PHK Tembus 23 Ribu Pekerja, DPR Desak Penguatan Perlindungan dan Percepatan Penyerapan Tenaga Kerja
  • Pra Kongres Umat Islam VIII, MUI Gelar Halaqah Nasional Bahas Pesantren Aman dan Ramah Anak
  • Bersama DPR-DPD RI, MUI Gelar Hari Dialog Antar Peradaban Internasional, Dorong Perdamaian Global dari Indonesia
  • Kemendikdasmen Siapkan Kurikulum PAUD untuk Dukung Program Wajib Belajar 13 Tahun
  • MUI Kembali Dorong Undang-Undang Ketahanan Keluarga untuk Perkuat Fondasi Bangsa
  • Jenderal ‘Israel’ Naik Pangkat Usai Bunuh Anak Palestina, Kini Dipecat karena Skandal Moral
  • Haedar Nashir: Reformasi Pendidikan Harus Bertumpu pada Tradisi Ilmu dan Kebijakan yang Berkelanjutan
  • Timur Tengah Kian Memanas, Iran Tutup Wilayah Udara usai Serangan ke ‘Israel’

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?