Hidayatullah.com–Tiga orang Palestina tewas akibat tembakan pesawat tempur Angkatan Udara Zionis Israel. Demikian dilaporkan sumber-sumber medis Palestina, Senin (22/10/2012).
Pada Senin malam pesawat tempur AU Zionis melepaskan rudal pada warga di kawasan As-Sikka Street , utara Jalur Gaza, menyebabkan Khalil Al-Kafarna, 29 tahun, mendapatkan luka serius dan meninggal karena luka-lukanya di Rumah Sakit Beit Hanoun.
Sebelumnya pada hari yang sama dua warga Palestina tewas dan sedikitnya empat orang terluka dalam serangkaian serangan udara Israel yang menargetkan di beberapa area utara Jalur Gaza.
Dr Ashraf Al-Qudra, juru bicara Departemen Kesehatan di Gaza, melaporkan bahwa Yasser Jom’a At-Tarabeen, 26, dari Beit Hanoun, dan Abdul-Rahman Darweesh Abu Jalala, 25, dari Beit Lahia, tewas ketika satu drone Israel menembakkan rudal pada sekelompok orang di kawasan Abed Al Hameed, Beit Hannon. Empat warga Palestina, termasuk Abu Jalala, terluka parah.
Brigade Al-Qassam, sayap bersenjata gerakan Hamas, mengatakan bahwa Abu Jalala adalah salah satu pejuangnya, dan ia adalah bagian dari kelompok yang bentrok dengan tentara Zionis Israel saat menyerang Beit Hanoun Senin.
Brigade bersumpah akan membalas sengit, dan mengatakan bahwa “musuh akan membayar harga untuk kejahatan ini”.
Salah Ed-Deen Brigade, sayap bersenjata Komite Perlawanan Rakyat juga mengatakan bahwa Yasser At-Tarebeen yang tewas di Beit Hanoun, merupakan salah satu pejuangnya.
Dalam berita terkait, seperti dilansir laman IMEMC, saksi mata melaporkan beberapa kendaraan lapis baja militer Israel menyerang daerah utara Beit Hanoun, dan menembakkan puluhan amunisi sesungguhnya secara acak. Angkatan Udara Israel juga terbang di atas wilayah tersebut.
Sumber-sumber lokal mengatakan bahwa tiga sekolah tinggi di daerah tersebut terpaksa diliburkan, dan para mahasiswa dipulangkan karena eskalasi serangan Zionis.*