Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

SBY Sepakati USD 12,1 Miliar Proyek Gas Alam Cair (LNG) dengan Perusahaan Inggris

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 4 November 2012 12:40
Bagikan
Kesepakatan USD 12,1 miliar untuk proyek pengembangan gas alam cair (LNG) di Indoesia
Bagikan

Hidayatullah.com—Kunjungan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ke Inggris akhirnya membuahkan beberapa kesepakatan kerjasama. Di antaranya adalah kesepakatan USD 12,1 miliar untuk proyek pengembangan gas alam cair (LNG) di Indoesia dengan perusahaan Inggris British Petroleum (BP) di Papua lewat Blok Tangguh.

Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Menteri ESDM Jero Wacik dan Menteri Energi dan Perubahan Iklim Inggris Edward Davey itu dilakukan seusai pertemuan bilateral antara Presiden SBY dengan Perdana Menteri David Cameron. Kesepakatan itu untuk meningkatkan kerja sama di bidang energi, termasuk kegiatan hulu hingga hilir.

Kerjasasama investasi itu untuk pengembangan pembangunan fasilitas ketiga LNG liquefaction train (Train 3) yang digunakan untuk menggarap ladang gas di Papua Barat.

”Pengembangan Blok Tangguh III yang MoU-nya ditandatangani menteri ESDM (Jero Wacik, Red) nantinya 40 persen untuk kebutuhan dalam negeri,” kata Staf Khusus Presiden Bidang Ekonomi dan Pembangunan Firmanzah kepada JPNN,  Sabtu, (03/11/20122).

Meski demikian, Firmanzah menanggapi nada miring kesepakatan tersebut adalah bagian dari barter atas pemberian gelar untuk Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Seperti diketahui, SBY mendapat penghargaan dari Ratu Inggris Elizabeth II, yakni Knight Grand Cross in the Order of the Bath atau “Gelar Ksatria Salib Agung”. [Baca juga: SBY Terima Gelar “Ksatria Salib Agung”, Dinilai Tak Ada Makan Siang Gratis!]

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

”Tidak ada barter antara pemberian gelar dengan MoU tersebut,” tegas Firmanzah. Menurut dia, rencana kunjungan atas undangan ratu Inggris itu sudah dua kali mengalami penundaan. ”Baru kali ini presiden bisa. Pas kebetulan ada tanda tangan MoU,” sambung mantan dekan Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (FE UI) itu.

Direncanakan, investasi dari BP itu akan dimulai pada 2014. Sementara fasilitas ketiga LNG liquefaction train itu mulai beroperasi pada 2018. Jika 40 persen produksi gas Blok Tangguh Train III digunakan untuk pasar domestik, selebihnya akan diekspor ke pasar Asia Pasifik.

”Kalau Blok Tangguh Train I dan II kan diekspor (semua),” ujar Firmanzah.

Dikutip Radio Australia, ABC, Jurubicara Perdana Menteri Cameron  memuji SBY atas “peranan pentingnya dalam transisi Indonesia dari negara yang otokrat menjadi demokrasi yang bersemangat”. Keduanya juga  membahas perlindungan HAM di Papua.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migratesby
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya CSW: Aparat Myanmar Bersama Massa Menyerang Muslim Rohingya
Tulisan selanjutnya 45 Persen Penderita HIV Generasi Muda

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Berita
30 Mei 2026 10:28
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki

Terbaru

  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?