Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Saintek

Susu Unta Penangkal Diabetes dan Serangan Jantung

Insan Kamil
Terakhir diupdate:
Insan Kamil
Dipublikasikan 25 November 2012 20:17
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Masyarakat Arab Saudi umumnya percaya susu unta mujarab untuk  mencegah dan mengurangi penyakit diabetes dan serangan jantung.

“Orang Badui mampu bertahan hidup 1-2 bulan di padang pasir hanya dengan meminum susu unta,” kata Ali Mazroi, pengusaha cargo dan pengelola sejumlah hotel, yang rutin minum susu unta. Khasiat lain dari susu unta menjaga kebugaran tubuh.

Ali Mazroi, keturunan Arab Badui, di Jeddah, Sabtu (24/11/2012), mengatakan, saat ini meminum susu unta segar di pinggir jalan semakin populer.

Saking populernya susu unta, produk itu juga sudah dibuat dalam bubuk kemasan dan banyak dijual di pasar swalayan.

Di Jeddah terdapat sejumlah penjual susu unta segar, seperti di daerah Aburak Raghamah dan jalan menuju Usfan dengan memajang unta yang siap diperah susunya di pinggir jalan.

Baca Juga

Lithium Air Laut
China Temukan Cara Baru Menambang Lithium Air Laut
7 dari 10 Warga Malaysia Ingin Medsos Dilarang untuk Anak di Bawah 14 Tahun
Warisi Generasi Old, Milenial Akan jadi ‘Generasi Terkaya dalam Sejarah’
Minum Air Zamzam Sembuhkan Sakit dan Kuatkan Hafalan
Ilmuwan Menemukan Koridor Tersembunyi di Piramida Agung Giza Mesir

Di Aburak Raghamah terdapat sekitar 10 penjual susu unta segar dengan memajang hewan berpunuk tunggal itu sebanyak 8-20 ekor.

Peternaknya, sebagian besar orang Sudan, menjual semangkuk kecil susu unta seharga 10 riyal dan 25 riyal untuk mangkuk besar. Susu diperah langsung dari unta yang dipajang. Warna susu putih, berbuih, dan encer.

Susu unta, seperti susu kambing, bisa langsung diminum setelah buih disaring satu kali untuk menyisihkan buih. Rasa susu agak asin tetapi tidak membuat “eneg”,  seperti umum dirasa pada susu sapi.

Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia (FAO) dalam salah satu artikelnya menyebutkan, susu unta adalah nektar murni, lebih asin dibandingkan susu sapi dan bagus untuk tubuh manusia, serta mengandung vitamin C tiga kali lebih kaya dibandingkan susu sapi. Susu unta juga kaya zat besi, lemak tak jemu dan Vitamin B

Camel Dairy Milk Ltd di Nanyuki, Kenya, dalam kerja sama penelitian dengan Kenya Medical Research Institute (KEMRI) mengungkapkan bahwa susu unta mengurangi penyakit diabetes karena kaya insulin dan mencegah serangan jantung.

Di banyak negara, susu unta dijadikan solusi untuk mengatasi bayi kekurangan gizi.

Selain di kawasan Timur Tengah, unta Arab (dromedaris) hidup di kawasan Afrika utara dan anak benua India. Jumlahnya sekitar 14 juta ekor.

Di Afrika utara, seperti dilansir Antara, unta Arab sangat berperan bagi sebagian negara, seperti Somalia dan Ethiopia sebagai hewan tunggangan dan dimanfaatkan susunya.

FAO menyatakan, susu unta memiliki potensi ekonomi yang besar karena kebutuhan susunya tidak hanya bagi anakan unta dan suku nomaden, tetapi juga punya potensi pasar sekitar 200 juta konsumen di kawasan Arab dan jutaan lainnya di Afrika, Eropa, dan Amerika.*

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mensos: Konflik Sosial dapat Dicegah dengan Pendekatan Kesejahteraan
Tulisan selanjutnya 60 Persen Anggota Pertuni Aceh Mampu Baca Al Quran

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel

Berita
5 Juni 2026 12:20
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Terbaru

  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Mungkin Anda Juga Suka

Saintek

Para Ilmuwan Lakukan Deteksi Autisme pada Rambut

9 Januari 2023 20:30
Saintek

Tantangan Teknologi, Banyak Orang Oversharing dan Umbar Aib di Media Sosial

26 Desember 2022 14:00
Saintek

(Video) Kuasa Allah, Ilmuwan Berhasil Merekam Tumbuhan yang Bernapas

23 Desember 2022 15:10
Saintek

Selandia Baru akan Siapkan Undang-undang agar Facebook dan Google Membayar Berita

5 Desember 2022 11:21
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?