Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Langsung dari Gaza

Kisah Duel Agen Mossad dengan Pengawal Pribadi Khalid Misy’al

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 20 Desember 2012 09:37
Bagikan
Muhammad Abu Saif, Pengawal Pribadi Khalid Misy’al
Bagikan

Hidayatullah.com | SahabatAlAqsha –Di sela-sela kunjungan hidayatullah.com dan Sahabat Alaqsha di Gaza, Allah mempertemukan tim dengan pengawal pribadi Kepala Biro Politik HAMAS Khalid Misy’al. Namanya Muhammad Abu Saif. Melalui Abu Saif, Allah menggagalkan usaha Zionis Israel untuk membunuh Misy’al pada 15 September 1997 di Amman, Yordania.

Sebelum bercerita tentang kejadian tersebut, Abu Saif berdoa agar amal-amalnya senantiasa dijaga dan diterima Allah. Sebagai tambahan, Abu Saif melakukan pertarungan dengan dua agen Israel (Mossad) saat dirinya sedang puasa. Berikut petikan ceritanya.

Bagaimana awal kejadiannya?

Saat itu sedang keluar dari sebuah acara. Misy’al dan pengawal yang satu di mobil pertama. Saya di mobil kedua di belakang. Tiba-tiba, saat mobil Miy’al berhenti ada dua orang menyerang Misy’al. Yang satu tinggi besar berwajah Arab yang satunya agak kecil berwajah Yahudi. Misy’al dijatuhkan dengan posisi wajah di bawah. Pria Arab yang besar dengan tangannya yang terbalut seperti memasukkan sesuatu -racun- ke bagian belakang kepala Misy’al. Pria yang kecilnya melumpuhkan pengawal Misy’al yang semobil dengannya.

Bagaimana reaksi orang-orang yang melihat?

Baca Juga

MUI Apresiasi Pertemuan OKI Bahas Masjid Al-Aqsha yang Dinodai ‘‘Israel’’
Hamas akan Memilih Kepala Cabang Baru Gaza Minggu Ini
Gaza Memulai Upaya Inokulasi di Tengah Kekurangan Vaksin Covid-19
Indonesia Bisa Terima Miliaran Dollar Dari Amerika jika Normalisasi dengan ‘‘Israel’’
Gaza Cabut Pembatasan Covid-19, Masjid hingga Pasar Dibuka Kembali

Kejadiannya memang siang hari tapi jalanan sepi.

Kemudian?

Misy’al masih sadar. Kemudian saya berlari dan menyerang kedua intel Mossad itu. Saat saya serang kakinya, intel yang besar lompat. Saat lompat itu saya tendang kakinya kemudian dia jatuh tersungkur dengan wajahnya. Namun keduanya bisa kabur

Lalu apa yang terjadi pada Misy’al?

Misy’al masih sadar dan segera dibawa ke kantor HAMAS di Amman. Sejak itu diketahui racun yang disuntikkan ke Misy’al bekerja saat tidur yang mempengaruhi dan pernafasan. Hingga korbannya bisa terlihat mati secara wajar karena sesak nafas.

Bagaimana dengan dua orang tadi?

Kedua orang tadi lari dijemput mobil. Saya kejar tapi tidak kena. Kemudian saya hapalkan saja plat nomor mobilnya. Saya ambil mobil kemudian saya kejar. Saya kejar cukup jauh, sepertinya mereka mengira misi mereka telah berhasil. Dua orang penyerangnya turun dari mobil menuju pertokoan, sopirnya melaju ke arah kantor  Kedutaan Besar Israel.

Saya sudah membawa batu. Kemudian saya dekati yang dua orang tadi dari jarak 100 meter hingga jarak 40 meter. Tapi mereka melihat dan mengenali saya kemudian kita kejar-kejaran.
Pada jarak 20 meteran, saya lempar batu itu mengenai si badan besar. Segera saya rengut kerah baju si besar itu sampai dia tidak bisa nafas. Ketika saya mengusai si besar, yang badan kecil memukul kepala saya hingga berdarah. Pandangan saya seperti gelap.

Anda tidak sadarkan diri?

Dengan keadaan seperti itu saya hantam si besar di rahangnya dan dia tumbang. Yang badan kecil terus menyerang saya dengan batu tapi saya gunakan si badan besar jadi tameng.

Kemudian saya berkelahi satu lawan satu dengan si badan kecil. Sampai dia saya jatuhkan ke jalanan yang lebih rendah yang banyak orang.

Saya tidak sadar mungkin karena kantuk. Saya sadar saya sedang di atas badan si kecil tadi sambil memukuli dia. Tapi  si besar sadar siap dengan batu. Kemudian banyak orang mau melerai, ada juga di situ seorang polisi Palestina.

Kemudian?

Saya bilang ke mereka ini adalah urusan politik. Yang besar diurus polisi yang kecil saya yang pegang. Keduanya kita bawa ke kantor HAMAS. Di tengah jalan saya maki-maki kedua agen Mossad, dan mereka membantah. Polisi Palestina tadi menasehati agar saya tidak mengatai mereka dengan sebutan-sebutan anjing buduk dan tidak menatap mata kedua intel Mossad itu.

Sementara Misy’al tidak sadarkan diri selama 48 jam, dia dibantu dengan alat pernafasan. Alhamdulillah, dengan dua orang itu kita bisa menekan Zionis untuk memberikan penawar racun untuk Misy’al. Tidak hanya itu, dua orang itu juga kita tukar untuk membebaskan Syaikh Ahmad Yasin yang saat itu dipenjara Zionis Israel.*

Baca kisah seru nya: Abu Saif, Permalukan Mossad di Jalanan Amman

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Penari Seksi di Pameran Haji
Tulisan selanjutnya RUU KAMNAS Dinilai Bukti Kegagalan Pemerintah Jamin Keamanan Masyarakat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Berita
3 Juni 2026 16:00
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Langsung dari Gaza

2 Nelayan Gaza Tewas Ditembak Tentara Mesir Saat Melaut

28 September 2020 09:33
membombardir saudi
Langsung dari Gaza

Hamas Umumkan Kesepakatan Akhiri Agresi ‘Israel’ di Gaza

1 September 2020 08:59
membombardir saudi
Langsung dari Gaza

Israel Kembali Gempur Gaza dengan Serangan Drone dan Pesawat Tempur

28 Agustus 2020 20:57
Langsung dari Gaza

Empat Warga Palestina Meninggal Dunia dalam Serangan ‘Israel’ di Gaza

26 Agustus 2020 12:49
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?