Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Dialog Lintas Agama Sering Tak Melahirkan Solusi

Ngadiman Djojonegoro
Terakhir diupdate:
Ngadiman Djojonegoro
Dipublikasikan 15 Februari 2013 12:49
Bagikan
Pendeta Syaifuddin Ibrahim atau One Prado
Bagikan

Hidayatullah.com–Konflik yang dilatarbelakangi agama khususnya Islam dan Kristen memang sering terjadi di Indonesia.Namun semua itu harus dipandang secara obyektif dan bersikap adil. Demikian salah satu hal yang disampaikan Syamsul Arifin Nababan pendiri Pondok Pesantren Annaba’ Center  dalam dialog lintas agama bertema “Membangun Karakter Bangsa dalam Perbedaan” di Bandung, Kamis (14/02/2013) kemarin. Menurut mantan pemeluk agama Kristen ini, konflik bisa jadi karena ulah oknum kaum Muslim atau Kristen.

“Bisa jadi ada muslim ektremis atau juga Kristen ekstremis.Coba ditelusuri dengan jujur,” ungkapnya.

Ia membantah pernyataan Pendeta Dr. Anna B. Nenohara, M.Th dari Gereja Kristen Indonesia (GKI) yang mengatakan selama ini umat Kristen terlihat mengalah.  Faktanya menurut Syamsul, selama ini sering kali umat Islam justru yang sering dirugikan jika ada konflik dengan penganut agama lain.

Sebab menurutnya, jika ada konflik menyangkut agama, sering kali dengan mudahnya pihak lain menuduh umat Islam tidak toleransi dan mengembangkan kesan kekerasan dalam menyelesaikan masalah.

Pria asal Sumatera ini kurang setuju jika dialog lintas agama yang digelar ini mampu menghadirkan solusi. Karena menurutnya dialog yang sering terjadi anatara kelompok Islam dengan Kristen adalah masalah teologi bukan pada masalah penyelesaian konflik sosial.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Sebelumnya, kristolog asal Bekasi Insan.LS.Mokoginta berpendapat bahwa semua agama ada persamaan dan perbedaan. Namun demikian perbedaan bukan harus diperdebatkan tetapi didialogkan dengan mengemukakan dalil atau sumber yang ilmiah bukan sekedar debat kebenaran sepihak. [Baca: Pendeta Anna B. Nenohara: Umat Kristen Banyak Mengalah]

“Kalau tuhannya sama, kenapa babi dalam Islam haram sedang di Kristen tidak. Atau yang satu memandang Nabi Isa sebagai utusan bukan sebagai tuhan. Seperti ini contoh yang perlu kita dialogkan dengan mengemukakan dalil yang ilmiah, hati yang jujur untuk menerima kebenaran,” jelasnya.

Meski peserta diskusi didominasi kaum Muslim dan sempat memanas, namun dialog berjalan dengan tertib dan lancar. Di sesi dialog semua narasumber sepakat meminta kepada pemerintah khususnya aparat penegak hukum agar bertindak tegas dalam menjunjung wibawa hukum serta menerapkan peraturan yang berlaku dalam menyelesaikan konflik horinzontal.*

Redaktur: Ngadiman Djojonegoro
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:dialog agamakristenold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pendeta Anna B. Nenohara: Umat Kristen Banyak Mengalah
Tulisan selanjutnya Ketua Bidang Dakwah: Muhammadiyah Tolak Prinsip-prinsip Ajaran Syiah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Berita
31 Mei 2026 04:41
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Terbaru

  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?