Hidayatullah.com–Indonesia Corruption Watch (ICW) mengamati, dari 11 komisi yang ada di DPR RI periode 2004-2009, hampir semuanya dijadikan sumber korupsi. Apabila DPR RI periode 2009-2014 tetap mempertahankan jumlah komisi, sangat dimungkinkan bakal tetap menjadi sumber korupsi.
“Dari hampir semua komisi, tak ada satu pun yang bersih dari korupsi,” ungkap Wakil Koordinator ICW Ibrahim Fahmi Badoh, Ahad (11/10).
Menurut catatan ICW, dari 11 komisi DPR 2004-2009, beberapa di antaranya sangat rentan menjadi sumber korupsi dan memang ada kasusnya. Komisi-komisi itu ialah Komisi VI (Bidang Perdagangan dan Industri), Komisi VII (ESDM), Komisi VIII (Agama dan lainnya), Komisi X (Pendidikan), dan Komisi XI (bidang Keuangan dan Perbankan).
Ibrahim mengungkapkan, dari 11 komisi, beberapa di antaranya akan menjadi rebutan para fraksi di DPR. “Karena memang komisi ini masuk kategorikan basah. Seperti komisi yang membidangi Pendidikan, Infrastruktur, dan Kesehatan,” beber aktivis ICW.
Ketiga komisi tersebut, menurutnya, potensial menjadi rebutan karena anggaran dalam APBN yang sangat besar kepada komisi-komisi tersebut. Sebagai gambaran, anggaran Pendidikan dalam APBN dialokasikan 20%, untuk kesehatan 5%, sedangkan untuk infrastruktur karena merupakan proyek antara pemerintah dan swasta, rentan dikorupsi.
“Karena itulah komisi-komisi basah tersebut potensial diperebutkan,” tegasnya. [mi/jp/cha/hidayatullah.com]