Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Meski Minta Maaf dan Bayar Kompensasi, Israel akan Tetap Disidang

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 29 April 2013 21:13
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Pengadilan terhadap sejumlah petinggi militer Zionis “Israel” atas serangan terhadap misi kemanusian menuju jalur Gaza, Freedom Flotilla yang menewaskan 9 aktivis Turki, dipastikan terus berjalan meskipun semua korban menarik tuntutan mereka.

“Pengadilan kejahatan (atas serangan Freedom Flotilla) di Turki adalah kasus publik. Sebab itu tidak bisa dibatalkan meski semua penggugat–korban membatalkan tuntutan,” demikian keterangan yang disampaikan Insani Yardim Vakvi (IHH), LSM terbesar di Turki yang juga penyelenggara misi Freedom Flotilla.

Sidang untuk mendengarkan kesaksian akan kembali digelar pada 20-21 Mei 2013 di Istanbul.

IHH mengatakan, saat ini ada tekanan kuat dari sejumlah pihak yang merasa terganggu oleh persidangan tersebut.

IHH mejelaskan, isu pembatalan tuntutan beredar luas usai permintaan maaf Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu atas kasus Freedom Flotilla kepada Perdana Menteri Turki Recep Tayyip Erdogan, 23 Maret lalu.

Baca Juga

Hamas Tolak Lucuti Senjata Sebelum Penjajah Tinggalkan Gaza
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina

Permintaan maaf adalah salah satu syarat yang ditetapkan pemerintah Turki kepada Israel untuk memperbaiki hubungan diplomatik kedua negara yang di statusnya diturunkan oleh Turki usai serangan yang terjadi 31 Mei 2010 itu.

Dua syarat lainnya adalah pembayaran kompensasi untuk keluarga korban dan dibukanya embargo atas Jalur Gaza yang juga tujuan dari misi Freedom Flotilla.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:freedom flotillaisraelold migrateTurkiZionis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Amnesty International Tuntut Irlandia Utara Akui Perkawinan Homo
Tulisan selanjutnya LPPOM Sambut Baik Ide Jokowi Warteg Bersertifikasi Halal

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon

Berita
17 Oktober 2026 09:35
IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang
Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’

Terbaru

  • Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali
  • Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel
  • Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’
  • 60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’
  • Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000
  • 19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
  • Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
  • Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
  • Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

31 Maret 2026 09:13
Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?