Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita dari Anda

Wakil Rektor III Unhas Resmikan Hasanuddin Qur’an Community

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 20 Mei 2013 05:08
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Bermula dari diskusi singkat, akhirnya Hasanuddin Qur’an Community (Komunitas Penghafal Al-Qur’an Universitas Hasanuddin) berhasil diluncurkan. Wakil Rektor III Unhas, Ir. Nasaruddin Salam, MT meresmikannya pada Ahad, 9 Rajab 1434 H atau bertepatan dengan 19 Mei 2013 M, bertempat di gedung PKP (Pusat Kajian dan Penelitian) Universitas Hasanuddin dan disaksikan sekitar 170 hadirin.

Dalam sambutannya, anak ke-12 dari 12 bersaudara ini mengemukakan, bahwa dewasa ini banyak perusahaan-perusahaan yang merekrut sarjana-sarjana bukan karena kemampuan akademiknya, tetapi dari integritas dan karakternya. Sebab menurut mereka, nilai akademik yang berhubungan dengan keterampilan memanfaatkan teknologi dapat dengan cepat dipelajari. Seorang sarjana teknik mesin misalnya, cukup dilatih 3 bulan maka ia sudah dapat bekerja dengan baik. Namun untuk membentuk integritas dan karakter waktu 2 tahun tidaklah cukup.

Nasaruddin mengaku punya pengalaman unik sejak kecil terkait al-Qur’an.

“Bapak saya hanya lulus kelas 3 SR (Sekolah Rakyat). Kesehariannya dengan al-Qur’an. Beliau menjadi imam Masjid Raya kab. Bulukumba selama 40 tahun,” tuturnya bersemangat.

“Suatu waktu Bapak saya mengunjungi saya di Makassar. Saat itu saya masih S1 teknik. Beliau mengamati buku-buku saya di rak. Semua referensi berbahasa Inggris, tetapi tiba-tiba Bapak saya berkata, masih ada yang kurang. Saya pun heran. Apakah Bapak saya yang hanya tamat kelas 3 SR bisa membaca buku-buku berbahasa Inggris?” tanyanya retoris.

Baca Juga

Puluhan Murid SPI Jakarta Angkatan ke-13 Dinyatakan Lulus  
Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga
Hidayatullah Samarinda Dirikan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah
Outbound Seru di TSOT  Prigen Pasuruan
Tutup Dauroh, Pesantren Hidayatullah Kupang Berbagi Bingkisan Ramadhan Kepada Warga non-Muslim Sekitar

Wakil Rektor III yang sudah menjabat 2 periode ini melanjutkan, ternyata yang kurang adalah al-Qur’an. Bulan berikutnya sang bapak datang dan membawa al-Qur’an lalu menempatkannya pada posisi paling atas di tumpukan bukunya.

Dalam sambutan ini berkali-kali beliau menekankan pentingnya menghafal al-Qur’an. Di antaranya, agar dapat menjiwai seseorang menjadi lebih baik.

“Jika dalam hati manusia dipenuhi al-Qur’an, maka yang keluar pun al-Qur’an. Sama dengan komputer, jika diisi dengan suatu memori, maka yang keluar pun isi memori itu,” paparnya.

Jalan Menuju Surga

Bukan sekedar peresmian komunitas, launching Hasanuddin Qur’an Community (HQC) dirangkaikan dengan seminar al-Qur’an yang menghadirkan 2 pemateri: Ustadz Syaibani Mujiono dengan materi Al-Qur’an Jalan Menuju Surga dan Ustadz Marli Abdul Hamid, S.P.di (Al-Hafidz.) dengan materi Kemudahan dalam Menghafal al-Qur’an.

Menurut Ustadz Syaibani, pada hari kiamat nanti para penghafal akan menempati posisi di surga sesuai ayat terakhir yang ia hafalkan. Berdasarkan hadist shahih dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam,

“Bacalah sebagaimana kamu telah membacanya di dunia. Sesungguhnya kedudukanmu adalah pada akhir ayat yang kamu baca.”

Ustadz Marli memberikan tips-tips mudah dalam menghafal al-Qur’an. Antara lain seorang penghafal harus menanamkan kecintaan terhadap al-Qur’an dan aktifitas menghafal. Memulai menghafal dan senantiasa mengulang-ulang hafalan. Dan tentunya menjauhi maksiat.

Sebagaimana Imam Asy-Syafi’i rahimahullah yang mengadukan buruknya hafalan beliau kepada sang guru, Imam Waki’. Maka beliau dinasehati oleh sang Imam untuk meninggalkan maksiat. Sampai-sampai Imam Syafi’i mengabadikan nasehat guru beliau dalam syair:

Kuadukan kepada Waki’ perihal buruknya hafalanku
Maka dia menunjukiku untuk menjauhi maksiat
dan beliau mengabarkan bahwa ilmu itu cahaya
dan cahaya Allah tidak akan diberikan pada orang yang bermaksiat.

Launching HQC dan seminar Al-Qur’an ditutup dengan pemberian hadiah bagi 20 peserta tercepat datang.*/kiriman Wahyudi Husain

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Surya Fachrizal jadi Saksi Korban Pengadilan Mavi Marmara
Tulisan selanjutnya Ini Alasan Kenapa “Israel” Sewot dengan Sidang Mavi Marmara

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

LPPOM Sebut Penundaan Wajib Halal 2028 Realistis bagi UMK

Berita
30 Oktober 2026 13:10
Parlemen Mesir Restui Dukungan Militer untuk Arab Saudi
Macklemore Janji akan Menyuarakan Pembebasan Palestina Sampai Napas Terakhir
Pejabat Malaysia Sebut Waze Petakan Lokasi Sensitif Negara
‘Israel’ Lancarkan Penggerebekan di Seluruh Tepi Barat, Usir 5.000 Warga Palestina

Terbaru

  • Pintar Saja Tidak Cukup, Ilmu Harus Bersendi Akhlak
  • Korea Selatan Pidanakan Siswa yang Curang dengan Kacamata Pintar
  • Tersangka Penembakan di Pinggiran Paris Menarget Orang Berpenampakan Muslim atau Afrika
  • Akademisi Swedia Dilarang Masuk Inggris Jelang Penampilan Bersama Pendiri Palestine Action
  • LPH Hidayatullah Sambangi BPJPH, Bahas Penguatan Regulasi, Kompetensi dan Integritas Auditor
  • Madinah dan Istana Kepresidenan Yaman Jadi Target Serangan Houthi
  • Tolak Konser Andrea Bocelli di Indonesia, UBN: Jangan Beri Panggung Pendukung Genosida
  • Meretas untuk Kepentingan Rezim Assad Pria Suriah Divonis 42 Bulan Penjara
  • Pengembangan AI Membuat Investor Alphabet, Amazon, dan Microsoft Khawatir
  • Koalisi Pimpinan Arab Saudi Umumkan Tembak Jatuh Drone Houthi di Mekkah

Mungkin Anda Juga Suka

Berita dari Anda

Diskusi Kepemimpinan LIDMI, Pendiri INSISTS Sampaikan Konsep Adab dalam Melahirkan Pemimpin Beradab

24 Desember 2022 21:00
Berita dari Anda

Muhammadiyah Yaman Gelar Audiensi dan Sosialisasi Strategi Dakwah

22 Desember 2022 10:32
Berita dari Anda

Wakil Ketua I DPRD PPU Hadiri LTC Pemuda Hidayatullah di IKN

4 Desember 2022 21:21
Berita dari Anda

Hinaan “Anjinghu Akbar” Muncul Kembali, SPI Mengecam Keras

1 Desember 2022 19:28
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?