Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Mantan PM Singapura Lee Kuan Yew Wafat

Ama Farah
Terakhir diupdate: 23 Maret 2015 14:52 2:52 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 23 Maret 2015 14:52
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Lee Kuan Yew, bapak negara Singapura yang mengubah pulau kecil itu menjadi sebuah pelabuhan penghubung jalur perdaganan dunia dan mendatangkan kemakmuran bagi penduduknya tersebut, telah wafat dalam usia 91 tahun, lansir BBC.

Sebuah pemakaman resmi kenegaraan akan digelar pada 29 Maret, setelah sepekan masa berkabung.

Dalam pernyataan yang diliputi kesedihan, putranya yang merupakan perdana menteri Singapura saat ini, Lee Hsien Loong, mengenang sosok ayahnya.

“Dia bertempur demi kemerdekaan negara kita, membangun bangsanya ketika tidak ada orang yang melakukannya, dan membuat kita bangga menjadi orang Singapura. Kita tidak akan melihat lagi orang seperti dirinya,” kata Lee Hsien.

Lee Kuan Yew mengalami masa kemerdekaan Singapura dari Inggris dan pemisahan dari Malaysia. Dia mendirikan Partai Aksi Rakyat yang memerintah Singapura sejak tahun 1959 dan menjadi perdana menteri pertama negeri singa putih itu selama 31 tahun. Lee dihormati dan disegani sebagai sosok pendiri negara dan arsitek kemakmuran Singapura. Namun, pada saat yang sama dia juga dikritik karena dianggap memerintah dengan tangan besi.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Kami tahu jika kami hanya (biasa-biasa saja) seperti tetangga-tetangga kami, maka kami akan mati,” kata Lee Kuan Yew kepada New York Times tahun 2007, mengenai strategi ekonomi untuk negaranya yang sangat kecil dan miskin sumber daya alam.

Lee Kuan Yew dinyatakan meninggal dunia pada Senin pagi (23/3/2015), setelah dirawat di rumah sakit selama beberapa pekan karena penumonia. Ketika dirawat kehidupannya ditopang berbagai peralatan medis.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya HAMAS: Kami Tidak Akan Pernah Meninggalkan Senjata Perlawanan
Tulisan selanjutnya Polisi Diminta Tidak Asal Tangkap Terduga Propagandis ISIS

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Berita
4 Juni 2026 11:00
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?