Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Komnas HAM Nilai Densus 88 Reaktif Dalam Menangani Kasus Anti Terorisme

Ahmad
Terakhir diupdate: 29 Maret 2015 07:54 7:54 am
Ahmad
Dipublikasikan 29 Maret 2015 07:54
Bagikan
Keluarga kasus terorisme melaporkan ke Komnas HAM
Bagikan

Hidayatullah.com- Komisioner Komnas HAM, Muhammad Nur Khairon menilai bahwa selama ini pihak kepolisian (dalam hal ini Densus 88) hanya bersifat reaktif dalam menangani tindakan anti terorisme.

“Selama ini yang terjadi kan tindakan reaktif, ada isu ISIS masuk pihak aparat baru bereaksi. Istilahnya reaksioner-lah. Dan itu tidak akan bisa menyelesaikan masalah tersebut,” kata Khairon saat ditemui awak hidayatullah.com usai menerima aduan keluarga Muhammad Amin Mude yang diduga sebagai kelompok teroris oleh Densus 88, di ruang pengaduan Komnas HAM Jakarta, Jum’at (27/03/2015).

Padahal, menurut Khairon, yang dibutuhkan masyarakat itu lebih kepada tindakan preventif untuk mencegah terjadinya radikalisme yang mengarah pada terorisme. Dan itu yang seharusnya dilakukan oleh pihak kepolisian, BNPT dan pihak lainnya yang berwenang.

“Jika nanti saya yang diberikan tugas untuk menangani kasus seperti ini, saya akan melihat dimensi yang lebih jauh atas tindakan-tindakan yang berlebih-lebihan dari kepolisian. Saya akan komunikasikan kepada pihak lain, bakhan presiden bila perlu untuk melakukan revormasi di dunia kepolisian khususnya aksi untuk terorisme oleh Densus 88 serta undang-undang anti terorisme,” ungkap Khairon.

Bahkan tidak hanya mengevaluasi pihak Densus 88, tetapi imbuh Khairon, juga menyeluruh terhadap kinerja pemerintah atau aparat yang memiliki wewenang dalam melakukan proses tindakan anti terorisme.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Asumsi saya nih, jangan-jangan orang yang berjenggot panjang, wanita becadar dan simbol lain sebagainya itu dijadikan indikasi untuk diawasi pihak Densus 88, yang akibatnya menimbulkan hilangnya hak atau kemerdekaan warga negara tersebut. Itu yang harusnya dievaluasi dan dibenahi,” ujar Khairon.

Padahal, tegas Khairon, tidak semua warga negara yang memiliki simbol seperti itu adalah seorang teroris. Bahkan, dalam Islam sendiri hal seperti itu merupakan bagian dari sunnah Rasulullah Shalallahu Alaihi Wa Salam.

“Nah, pengetahuan seperti itu yang harus diberitahukan kepada Densus 88, makanya kita akan evaluasi lagi,” pungkas Khairon.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:densus 88komnas Hampolisiterorisme
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Banyak Kerancuan dalam Memahami Tuhan
Tulisan selanjutnya Seminar Integrasi Ilmu di IAIN Lampung [1]

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Berita
31 Agustus 2026 18:22
Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
AHWA Tetapkan KH. Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU 2026–2031
Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa

Terbaru

  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?