Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Ulama dan Intelektual Gugat Stigma ‘Teroris’ dan ‘Radikal’ pada Kelompok Muslim

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 10 April 2015 07:48 7:48 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 10 April 2015 07:47
Bagikan
‘Resolusi Ulama dan Da’i Malaysia dan Indonesia’ yang dihasilkan dari muzakarah di Jakarta hari Kamis, 9 April 2015
Bagikan

Hidayatullah.com—Salah satu dari tujuh butir ‘Resolusi Ulama dan Da’i Malaysia dan Indonesia’ yang dihasilkan dari muzakarah di Jakarta hari Kamis, 9 April 2015 adalah mempertanyakan stigma dan label ‘teroris’ dan ‘radikal’.

“Muzakarah menolak kecenderungan sebagian pihak yang membuat stigma terorisme dan ekstrimisme secara khusus kepada Islam dan umat Islam. Gejala Islamophobia ini, jika dibiarkan, berpotensi menciptakan iklim konflik Islam dan non-Islam,’’ demikian salah satu butir hasil Muzakarah Serantau yang digelar oleh Yayasan Dakwah Islamiyah Malaysia (Yadim) dan Kedutaan Besar Malaysia di Indonesia.

Acara muzakarah ini diikuti 50 ulama dan da’i serta intelektual Muslim dari kedua negara.

Hadir di antaranya adalah Mufti Wilayah Persekutuan Malaysia Datuk Dr Zulkifli Al Bakri, Profesor Ulung ISTAC dan UIAM Tan Sri Prof Dr Mohd Kamal Hassan, Rektor Universitas Islam Antar Bangsa Malaysia (UIAM) Prof Dato Sri Dr Zaleha Bt Kamaruddin, Yang Dipertua Yadim Senator Dato Sr Asyraf Wajdi Dato Haji Dusuki bersama wakilnya Dr Yusri bin Mohamad.

Juga Datuk Razali bin Shahabuddin (JAKIM),  Datuk Haji Zainal Abidin (MAIWP), Dato Nik Mustapha Nik Hassan (IKIM), Dato Haji Nooh bin Gadot (MAI Negeri Johor), Prof Dato Sidek bin Baba (UIAM), Prof Datin Noor Aziah (UKM), Prof Dato Haji M Nasir Disa (UKM), dan Prof Madya M Azam M Adil (IAIS).

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Peserta dari Malaysia lainnya adalah utusan dari Universiti Sains Islam Malaysia (USIM), Institut Wasathiyyah, Pertubuhan Kebajikan Islam Malaysia (Perkim), Universitas Utara Malaysia, Pusat Penyelidikan dan Advokasi HAM (Centhra), dan Pertubuhan Muafakat Sejahtera Malaysia.

Dari Indonesia hadir antara lain KH Cholil Ridwan (MUI Pusat), Fahmi Salim (MIUMI), Adnin Armas (INSIST), Dr Heru Susetyo (PAHAM), H Mubarok Masoul (Istiqlal), H Amin Djamaluddin (LPPI), Amlir Syaifa Yassin dan H Ade Salamun (Dewan Da’wah), dan KH Muhyiddin Junaidi (MUI).

Acara juga dihadiri perwakilan Muhammadiyah, NU, Dewan Masjid Indonesia (DMI), dan Wahdah Islamiyah. Dari unsur pemerintah hadir Sekretaris Dirjen Bimas islam Kemenag Prof Muhammad Amin.

Muzakarah dibuka oleh Timbalan Perdana Menteri Malaysia YAB Tan Sri Dato’ Haji Muhyiddin Haji Mohd Yassin.

Dalam diskusi tersebut, KH Cholil Ridwan menyampaikan ‘’kebingungan’’ umat Islam awam tentang pengertian teror.

‘’Al Qur’an jelas mengajarkan teror untuk menghadapi musuh, tapi kenapa orang Islam malah dipersalahkan ketika mengamalkannya?’’ kata dia.

Menurut Cholil Ridwan, kata “teror”, dalam bahasa Arab disebut dengan “irhab”. Misalnya dalam surat Al Anfal ayat 60:  “Dan siapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja yang kamu sanggupi dan  dari kuda-kuda yang ditambat untuk berperang (yang dengan persiapan itu), kamu menggentarkan musuh Allah, musuhmu dan orang-orang selain mereka yang kamu tidak  mengetahuinya, sedang Allah mengatahuinya. Apa saja yang kamu nafkahkan pada jalan Allah niscaya akan dibalas dengan cukup kepadamu dan kamu tidak akan dianiaya.”

Kamus Al Munawwir mendefinisikan rahiba – ruhbatan, waruhbanan, wa rahaban, wa ruhbanan sebagai khaafa (takut). Sedangan al-irhab diterjemahkan sebagai “intimidasi, ancaman”.

Ia mengutip Raghib Al Asfahani dalam Mufradaat u’jam Lialfaadhil Quran yang menjelasan kata irhab sebagai makhafatun ma’a taharruzin wa idlthirabin (ketakutan yang disertai dengan kehati-hatian dan kepanikan).

Jika kata irhab dalam bahasa Arab modern digunakan sebagai pengganti kata “teror”, kata Kiai Cholil, maka bisa disimpulkan bahwa Allah memerintahkan agar kaum Muslimin menjadi “teroris”; Yakni menimbulkan rasa takut dan gentar pada musuh-musuh Allah dan musuh kaum Muslimin.*/Nurbowo

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:MUImuzakarahpahlawanpejuangterorisulama
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Situs Media Islam Dijanjikan Normalisasi, Pembaca Kecewa Belum Bisa Buka
Tulisan selanjutnya Penguasa Dinilai Cenderung Serobot Domain Ulama dalam Masalah Keagamaan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Ahwa Mufakat Pilih Gus Kikin, Cicit Pendiri NU dari Tebuireng Jadi Ketum PBNU

Berita
31 Agustus 2026 11:10
Sembunyikan Pisau di Kaos Kaki Pria Indonesia Terancam Hukuman Cambuk di Singapura
Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas

Terbaru

  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?