Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Misionaris AS Berusaha Memurtadkan Umat Islam

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 29 Mei 2003 09:28 9:28 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 29 Mei 2003 09:28
Bagikan
Bagikan

Dalam seminar itu, kumpulan misionaris Indianapolis yang dikenal Arab International Ministry, yang sering menganjurkan kursus pendek, mengakui telah melatih 4500 penganut Kristen AS untuk membelokkan akidah umat Islam sejak enam tahun lalu. Sebagaian besar dilakukan selepas kejadian 11 September 2001.

Koran The New York Times melaporkan, seminar itu juga turut menghina umat Islam dengan mengatakan akidahnya mudah dibelokkan hanya dengan imbalan coklat, kasih sayang, kebaikan dan kemesraan.

Kitab suci al-Quran turut menjadi sasaran penghinaan dalam seminar itu. Seorang misionaris asal Beirut, Lubnan, turut memaparkan bahwa ayat suci al-Qur’an telah menunjukkan Islam agama yang ganas, kejam dan penuh dengan tipu muslihat.

“Dalam al-Quran ini jelas menyebut golongan kafir perlu dibunuh,” katanya yang enggan dikenali karena mendakwa nyawanya akan terancam bila sering berdehadapan dengan umat Islam.

Seorang peserta yang juga seorang guru menawarkan cara terbaik menjerat seorang Muslim meninggalkan Islam. Salah satunya dengan slogan kasih sayang dan kebajikan serta menjadikan buku Cristian New Testament sebagai hadiah.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Jangan katakan bagaimana, tetapi ajar mereka dengan satu cara untuk selamat adalah dengan menerima Kresten. Kewajipan kita adalah menjadikan setiap seorang Muslim sebagai Kresten.”

Menurut koran itu, kebanyakan penganut Kristen di tingkat bawah mulai menerima pandangan negatif mengenai Islam yang disuarakan para pemuka Kristen yang menghina Islam sebelum ini termasuk Franklin Graham, Jerry Falwell, Pat Robertson dan Jerry Vines, dari Southern Baptist Convention.

Menurut New York Times, pertemuan gereja seluruh dunia itu sering dipenuhi ceramah dan buku menghina Islam dan mempromosi usaha memurtadkan umat Islam yang kian hari semakin popular.

Lebih 12 buku yang baru dicetak di AS yang mengecam Islam, kini dijual di berbagai toko buku Kristen.

Seorang pendeta Kresten terkemuka, Don Richardson yang pernah bertugas di negara Islam dalam bukunya ‘Secrets of the Koran’ dengan biadapnya menyamakan “ayat suci al-Quran itu ibarat makanan yang dicampur dengan racun oleh pembunuh untuk melindungi niat jahatnya.’

Bulan ini saja, dia dijadualkan berbicara mengenai Islam di gereja di lima kota besar AS. Kebanyakan penulis buku dan misionaris Kresten itu turut menuduh biarpun mayoritas umat Islam itu tidak ‘kejam’, tapi mereka menganggap sudah menjadi bagian penipuan ajaran agama palsu. (nyt/bh/cha)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kamboja Tangkap 3 Warga Asing Dikaitkan JI
Tulisan selanjutnya Perwira Irak Diintrograsi Pasukan Israel

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam

Berita
21 Juli 2026 14:37
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Terbaru

  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?