Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Temuan Baru, Racun Nuklir ditemukan di Pakaian Mendiang Arafat

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 16 Oktober 2013 11:28 11:28 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 16 Oktober 2013 11:28
Bagikan
Yasser Arafat
Bagikan

Hidayatullah.com–Para ahli radiasi Swiss mengkonfirmasi bahwa mereka menemukan jejak-jejak polonium di pakaian yang dipakai Yasser Arafat. Temuan yang “mendukung kemungkinan“ bahwa pemimpin Palestina itu mati karena diracun.

Dalam sebuah laporan yang dipublikasikan The Lancet, tim ini menyediakan rincian bukti ilmiah atas pernyataan mereka ke media massa pada tahun 2012 lalu bahwa mereka menemukan polonium di barang-barang pribadi milik Arafat.

Arafat meninggal di Prancis pada 11 November 2004 pada usai 75 tahun, tapi para dokter tidak bisa memastikan penyebab kematian. Tidak ada otopsi yang dilakukan ketika itu, atas permintaan janda Arafat.

Kuburannya digali kembali pada November 2012 untuk mengambil contoh dari mayatnya, untuk menyelidiki apakah ia telah diracun – sebuah dugaan yang berkembang setelah kasus pembunuhan bekas mata-mata Rusia yang kemudian berbalik menjadi pembangkang Kremlin, Alexander Litvinenko pada tahun 2006. Ia tewas karena racun radiasi nuklir, polonium.

Mengandung zat radioakatif

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Penyelidikan mengenai penyebab kematian Arafat hingga kini masih dilakukan oleh tim terpisah di Prancis, Swiss dan Rusia.

Dalam laporan Lancet, delapan ilmuwan yang bekerja di Institute of Radiation Physics dan University Centre of Legal Medicine di Lausanne mengatakan bahwa mereka melakukan tes radiasi atas 75 sampel.

Tigapuluh delapan sampel berasal dari barang pribadi milik Arafat, termasuk pakaian dalam, topi shapka, sikat gigi, tutup kepala rumah sakit dan pakaian olahraga, yang diberikan oleh Suha, janda pemimpin Palestina tersebut.

Sampel-sampel ini dibandingkan dengan 37 barang pribadi Arafat lainnya yang disimpan di loteng selama 10 tahun dan terlindung dari debu.

“Sejumlah sampel noda cairan tubuh (darah dan urin) mengandung polonium 210 aktif yang lebih tinggi dan tidak bisa dijelaskan dibanding sampel acuan,“ demikian diungkapkan para ahli dalam laporan tersebut dikutip DW.DE.

 “Berbagai temuan ini mendukung kemungkinan bahwa Arafat diracun dengan polonium 210.“

Dosis mematikan

Sampel-sampel polonium itu diukur pada skala “beberapa mBq,” atau millibecquerels, yang merupakan unit skala radioaktif.

Berdasarkan simulasi komputer yang memperhitungkan bahwa polonium membusuk dengan sangat cepat, para ahli menemukan bahwa tingkat kandungan radiasi pada tahun 2004 “setara dengan konsumsi mematikan beberapa GBq,“ atau beberapa milyar becquerels, pada saat pemimpin Palestina itu meninggal dunia.

Beatrice Schaad, kepala komunikasi di Vaudois University Hospital Centre yang bertanggung jawab di lembaga itu, mengatakan bahwa laporan Lancet itu adalah “versi ilmiah” dari apa yang diberikan kepada media.

”Tidak ada yang baru dibandingkan dengan apa yang mereka katakan“ pada tahun 2012, kata dia. “Masih belum ada kesimpulan bahwa Arafat tewas diracun.“

Seperti diketahui, Yasser Arafat meninggal dunia pada 11 November 2004 dalam usia 75 tahun di Prancis. Saat itu para dokter tidak bisa memastikan penyebab kematian Arafat.

Namun pasca meninggal,  dilakukan otopsi terhadap jasad Yasser Arafat. Pada November 2012, jasad Arafat digali dan sejumlah sampel diambil untuk bahan investigasi kemungkinan pemimpin Palestina ini tewas karena diracun.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:racunyahudiYasser Arafat
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Di Prospekt Mira >60.000 Muslim Moskow Shalat Idul Adha
Tulisan selanjutnya Ekonomi Ibadah…

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Berita
3 Juni 2026 09:20
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?