Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Jamaah DT: Pelaku Pembakaran Biasa Bawa Batu Lempengan Saat Shalat

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 16 Mei 2015 06:30 6:30 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 16 Mei 2015 06:28
Bagikan
Jamaah Syiah Sampang shalat menggunakan Batu Karbala di pengungsian (ilustrasi)
Bagikan

Hidayatullah.com–Beberapa narasumber wanita jamaah Masjid Daarut Tauhiid (DT), KH. Abdullah Gymnastyar (Aa Gym) yang berhasil dihubungi hidayatullah.com Kamis pagi (14/05/2015) mengaku jauh hari sebelum melakukan percobaan pembakaran, pelaku  telah lama beraktivitas di masjid yang selalu ramai jamaah ini.

Menurut narasumber yang aktifi di Masjid DT dan namanya minta tidak disebutkan ini menjelaskan bahwa awalnya wanita ini datang baik-baik dan mengaku ingin beri’tikaf di masjid. [Baca: Ini Klarifikasi Daarut Tauhid Terkait Dugaan Pembakaran Masjid]

Namun dalam perkembangannya, selama kurang lebih sebulanan aktivitas dan tingkah lakunya mulai meresahkan jamaah yang datang ke masjid.

Keresahan jamaah dan pengurus masjid dipicu oleh beberapa hal baik ibadah shalatnya maupun muatan pembicaraannya saat berdialog dengan lawan bicaranya.

Di antaranya, seperti saat melaksanakan shalat sering kali dipergoki membawa sebuah batu lempengan kecil yang biasa digunakan di dekat tempat sujudnya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Sementara dari isi pembicaraan khususnya saat bersama jamaah wanita lain, ia sering membahas atau menyampaikan tentang Ahlul Bait.

Atas ulahnya yang sudah menimbulkan keresahan tersebut akhirnya pihak DKM DT mengambil tindakan dengan memanggilnya.

Anehnya, saat dipanggil dan dimintai keterangan ia malah bertingkah nyleneh dan sering berbicara ngelantur ke mana-mana. Berdasarkan pengamatan dan kondisi yang diperlihatkan saat itu maka sebagian jamaah wanita menyimpulkan bahwa pelaku yang belakangan mengaku bernama Dewi tersebut dianggap tidak normal secara kejiwaan alias dalam gangguan mental.

“Kalau nama aslinya saya kurang tahu,apa benar atau salah .Soalnya saat dimintai menunjukan kartu identitas dia tidak mau memberikan,”jelasnya.

Dirinya juga menjelaskan saat dimintai keterangan atau diintrogasi wanita bercadar yang diperkirakan berusia 38 tahunan tersebut sering kali memberi jawaban yang berbelit-belit. Termasuk sering kali mengelak jika ditanyakan paham tertentu.

“Saya sendiri tidak tahu apakah ia berkata jujur atau sedang berbohong, apakah sehat, atau pura-pura gila atau mungkin gila beneran. Selama di DT kadang seperti orang sehat tapi kadang seperti tidak waras. Yang jelas perlu penelusuran yang intensifdan pemeriksaan yang kompeten untuk mengungkap kebenaranmnya,” ujarnya.

Bisa Jadi Syiah

Sementara itu, Farid Ahmad Okbah, MA ,  penulis buku Hidup Hanya Sekali Jangan Salah Jalan yang juga pemerhati masalah aliran Syiah menjelaskan kemungkinan pengguna batu dalam shalat seperti itu adalah penganut Syiah Imamiyah.

“Biasanya itu namanya Batu Karbala, tanah liat yang diambil dari kuburan Imam Husain.  Batu seperti itu biasanya ditaruh di tempat sujud agar menempel pada jidat,” demikian penjelasan Farid kepada hidayatullah.com. 

Menurut Farid, Batu Karbala adalah tanah liat yang diambil dari kuburan Imam Husein lalu dicetak dan diberi tanda-tanda khusus yang dinilai sebagai bentuk keterkaitan dengan Imam Husein.

“Dan itu biasanya ciri Syiah Imamiyah.  Jika batu rusak atau tak memilikinya, dia menggantinya dengan daun,  kertas atau menggunakan tangannya sendiri untuk sujud.  Tapi harus dipastikan apakah itu benar batu itu berasal dari Karbala atau tidak?” demikian tambah Farid.*/Abu Luthfi Satrio 

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:batukarbalamasjidsyiah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pelaku Pembakaran Masjid DT Menanyakan Apakah Aa Gym Sudah Membaca Surat?
Tulisan selanjutnya Jika Negara Tidak Serius, Prostitusi Akan Dianggap Hal Wajar

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Berita
30 Mei 2026 11:16
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?