Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Luka-luka Muslim Rohingya ini Bicara Fakta Penindasan di Myanmar

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 4 Juni 2015 12:59 12:59 pm
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 4 Juni 2015 12:59
Bagikan
Ini hanya sebagian dari luka-luka membekas di tubuh sejumlah Muslim Rohingya di pengungsian Kuala Langsa, Aceh.
Bagikan

Hidayatullah.com– Kabar soal “kebohongan pembantaian etnis Rohingya di Myanmar” bertolak belakang dengan pengakuan para pengungsi Rohingya di Aceh. Berdasarkan peliputan hidayatullah.com hampir dua pekan belakangan ini, terungkap banyak fakta soal pembantaian itu.

Misalnya diungkap Khairul Lamin, 30 tahun. Ia mengaku terpaksa meninggalkan istrinya di Myanmar untuk menghindari penindasan umat Buddha. Selama 3 bulan ia pun terombang-ambing di lautan demi mencari selamat.

“Islam tak boleh di (Myanmar) sana. (Umat Islam) ditembak mati oleh Buddha Myanmar,” ujarnya berbahasa Melayu kepada media ini di pengungsian Birem Bayeun, Aceh Timur, Ahad (24/05/2015).

Muslimin Rohingya lain di pengungsian Kuala Langsa, Kota Langsa, memperkuat pengakuan Lamin. Seseorang yang dituakan di pengungsian ini, Abdurrasyid (48), menuturkan, rumah dan ibunya telah dibakar oleh umat Buddha.

“Orang-orang Buddha dan para polisi sudah membakar rumah dan kampung kami. Orang kampung sana tak boleh masuk kampung sini, orang kampung sini tak boleh masuk kampung sana. Mereka ditangkapi oleh polisi dan orang-orang Buddha,” ungkapnya kepada hidayatullah.com, Sabtu (23/05).

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Umat Buddha itu, kata pria 7 anak ini, memotong janggut dan kepala-kepala Muslimin Rohingya. Mereka ditangkapi oleh para penindas itu di jalanan walau tak bersalah.

Rasyid mengaku pernah tinggal selama 7 tahun di Malaysia. Sekitar 8 bulan lalu ia kembali ke Myanmar. Namun di sana ia ditahan polisi, hingga kemudian berhasil melarikan diri.

Luka Membekas

Nur Hasan (22) juga bernasib menyedihkan. Ia mengalami luka di kepalanya akibat bacokan senjata tajam orang Buddha. Saat memperlihatkannya kepada media ini, tampak luka Nur Hasan di bagian atas kepalanya. Luka dua sayatan berbentuk V itu berdiameter sekitar 2-3 cm, masih belum sembuh sepenuhnya.

Kata Rasyid kepada hidayatullah.com, “Masih banyak lagi di pengungsian ini yang punya bekas luka. Banyak!” Termasuk seorang Rohingya yang luka di dekat pinggangnya tampak masih diperban.

Khairul Bashor (27), bujang yang juga pengajar di Myanmar ini mengaku, umat Islam di negaranya dibunuhi sepanjang siang-malam.

“Banyak ancaman dari kafir Burma. Mereka melarang orang Islam beribadah, anak-anak dilarang belajar,” ujarnya dalam bahasa Arab, Sabtu sore, melalui seorang penerjemah.

Di kalangan Muslimah Rohingya pun demikian. Misalnya Arfah, wanita kelahiran 1995 ini mengalami luka dipunggungnya setelah dipukul pakai kayu oleh Buddha Myanmar.

“Sekarang (luka itu) masih terasa sakit,” ujarnya dalam bahasa ibunya seperti diterjemahkan Bashor.

Para pengungsi Rohingya korban penindasan itu tak hapal tanggal kejadian yang menimpanya masing-masing.

Badan PBB Urusan Pengungsi (UNCHR) menyatakan, pengungsi Rohingya merupakan kaum tertindas di negaranya yang harus ditolong dunia internasional. [Baca: Staf UNHCR: Pengungsi Rohingya Dilindungi secara Internasional] Lembaga kemanusiaan internasional asal Turki, IHH, mengaku telah menemukan sejumlah fakta kebenaran penindasan itu.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:burmaetnis Muslim RohingyaIHHminoritasmyanmarpembantaianpenganiayaanPengungsi RohingyapenindasanRohingyaTurki
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ketakutan, Feminis Taslima Nasrin Minta Perlindungan Amerika
Tulisan selanjutnya Dude Harlino Sebut Bantu Rohingya adalah Wajib

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Berita
4 Juni 2026 09:00
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?