Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Tokoh Senior PKS Harap Pemerintah Tidak Impor Daging

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 4 November 2013 13:27 1:27 pm
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 4 November 2013 13:27
Bagikan
Walikota Depok (kedua kiri) bersama Nursyamsa Hadis (peci hitam)
Bagikan

Hidayatullah.com– Tokoh senior Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Nur Mahmudi Ismail menilai pemerintah telah berusaha memenuhi kebutuhan pangan dalam negeri. Dia pun berharap ke depannya produk lokal semakin berkembang.

Menurut mantan Presiden Partai Keadilan (PK, sebelum jadi PKS) ini, pemerintah secara nasional sedang dan terus mendiskusikan sejauh mana kesyukuran masyarakat Indonesia atas potensi pangan yang dimiliki.

“(Kepada) pemerintah pusat agar kaitan dengan daging, gula, kedelai, beras, jagung, diharapkan tidak ada yang impor. Namun, kita ketahui bahwa upaya untuk mendorong ke arah kecukupan seperti ini tidak mudah,” ujar Wali Kota Depok ini saat membuka acara Muharram Education Fair (MEF) di Pondok Pesantren Hidayatullah (PPH) Depok, Jawa Barat, Sabtu (2/11/2013).

Nur Mahmudi mengatakan, ketidakmudahan tersebut dipengaruhi banyak faktor yang membuat masyarakat bersemangat atau tidak dalam berproduksi.

Di antara faktor tersebut, katanya, adanya pola pikir masyarakat yang diawali dari keraguan terhadap pangsa pasar.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Misalnya, keraguan apakah kalau memproduksi barang ada yang beli atau tidak. Atau keraguan dibeli dengan harga menguntungkan atau tidak, jelasnya.

Juga, lanjut Nur Mahmudi, keraguan produsen akan adanya produk-produk lain yang serupa dengan produk yang dihasilkannya, terutama barang impor.

“Hendaknya, di Pesantren Hidayatullah ini juga, kita perlu mensosialisasikan (produksi lokal) agar putra-putri kita memiliki aneka keterampilan,” harapnya.

Dia pun menyebut lembaga pendidikan Al-Fikri yang beberapa waktu lalu telah meresmikan Taman Kanak-kanak berbasis kewirausahaan. Di sekolah ini, ungkapnya, para murid disiapkan kolam ikan lele. Mereka pun dilatih berwirausaha, mulai pembenihan hingga penjualan ikan lele.

Apresiasi Produk Lokal

Sebelumnya, saat menuju tempat pembukaan MEF di Masjid Ummul Quraa, Nur Mahmudi menjumpai dua buah sepeda rakitan santri. Sepeda yang dipamerkan di halaman masjid ini sempat diujicoba olehnya.

“Saya tadi melihat, yang sudah berlatih untuk (membuat) kontruksi sepeda. Ini sebuah terobosan yang berani, di bawah bimbingan dari orang yang ahli juga. Sehingga membentuk sesuatu yang baik. Tadi sudah saya coba. Ternyata bisa dibikin juga. Mudah-mudahan menumbuhkan rasa yakin kepada anak-anak kita bahwa dia memiliki kemampuan yang baik,” tandasnya.

Kepala Pendidikan PPH Depok Iwan Ruswanda, mengatakan, sepeda-sepeda itu dirakit oleh santri-santri Hidayatullah.

“Yang bimbing langsung dari UI (Universitas Indonesia),” jelasnya saat mendampingi wali kota.

Usai acara itu, Nur Mahmudi ditemani sejumlah pejabat kelurahan dan kecamatan setempat berdiskusi dengan pengurus PPH. Dia pun berpesan agar PPH menumbuhkan semangat kewirausahaan bagi para santrinya.

“Kalau ada lahan disiapkan khusus untuk santri praktek bercocoktanam. Bagusnya buah-buahan,” usul mantan Menteri Kehutanan dan Perkebunan periode 2000 itu.

Pembina PPH Depok, Ustadz Nursyamsa Hadis menyambut positif seruan wali kota. Dia pun segera berkoordinasi dengan Iwan Ruswanda untuk menindaklanjuti wacana tersebut.

“Kita juga sudah menanam buah-buahan di sekeliling kampus. Tapi ada juga selain itu,” jelas mantan Anggota DPD RI asal Kalimantan Timur ini.

Lagi-lagi Kampanye

Menariknya, seperti biasa dalam berbagai kesempatan, Wali Kota Depok kerap mengkampanyekan pentingnya penggunaan barang non-impor.

Dalam acara pembukaan MEF tersebut, Nur Mahmudi disuguhi hidangan berupa buah-buahan. Dia pun menikmati jambu air merah yang banyak tumbuh di kawasan Depok dan sekitarnya.

“Bagus, bagus, ini buah banyak vitaminnya,” ujarnya kepada Hidayatullah.com seusai acara.

Saat diskusi bersama Pelaksana Tugas Lurah Kalimulya Dike Sudrajat, Nursyamsa Hadis, dan Iwan Ruswanda di kantor PPH, panitia juga menyuguhkan hidangan buah lokal. Semisal jagung rebus, ubi rebus, kacang rebus dan jambu air merah.

Tanpa sungkan, Nur Mahmudi menyantap ubi rebus merah dan jambu air merah di atas meja. Sementara kue basah dibiarkannya saja tergeletak. Dia menganggap tepung sebagai bahan dasar kue tersebut diimpor dari luar negeri.

Diberitakan sebelumnya, Nur Mahmudi menolak menikmati sejumlah hidangan dalam acara diskusi di Jakarta Timur beberapa waktu lalu. Hidangan tersebut dianggap olehnya produk-produk impor.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:barang imporNur Mahmudi IsmailPKSWalikota Depok
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Rektor UIKA: Kenakalan Remaja karena Hanya Cerdas Akal
Tulisan selanjutnya Kasus Penyadapan tunjukan AS dan Australia tak Tulus Bersahabat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara

Berita
31 Mei 2026 05:45
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?