Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Presiden Sudan Tiba di Khartoum, Abaikan Perintah Pengadilan Afsel

Ama Farah
Terakhir diupdate: 16 Juni 2015 13:27 1:27 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 16 Juni 2015 13:27
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Presiden Sudan Umar Bashir hari Senin (15/6/2016) tiba di ibukota Khartoum dari Johannesburg, meskipun sebelumnya pengadilan di ibukota Afrika Selatan mengeluarkan perintah agar dia tidak meninggalkan negara tersebut, terkait tuduhan kejahatan perang yang dilayangkan pengadilan PBB.

Bashir menjadi target Mahkamah Kejahatan Internasional (ICC), lembaga peradilan di bawah PBB, dalam tuduhan kejahatan perang, kejahatan terhadap kemanusian dan genosida di Darfur. Dia kembali dari Afrika Selatan usai menghadiri konferensi tingkat tinggi Uni Afrika. ICC berharap Bashir bisa ditangkap saat berada di negeri di ujung selatan benua Afrika itu.

Berpakaian tradisional berupa jubah putih yang sering dikenakannya, sambil membawa tongkat yang menjadi ciri khasnya, Bashir turun dari pesawat seraya berteriak “Allahu Akbar!”

Berjalan di atas karpet merah, Bashir disambut kedatangannya oleh para menteri dan kerumuman wartawan serta fotografer, lapor koresponden AFP.

Bashir, 71, didakwa terkait tuduhan atas perannya dalam konflik berdarah di Darfur.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Kelompok oposisi bersenjata di bagian barat Sudan, menentang pemerintahan Bashir yang berlatar belakang partai Islam pada tahun 2003. Mereka mengklaim dimarjinalkan oleh pemerintahan Bashir.

Perserikatan Bangsa-Bangsa mengatakan 300.000 orang telah meninggal dunia dalam konflik di Sudan. Sementara 2,5 juta orang lainnya terpaksa meninggalkan rumah-rumah mereka.

Khartoum mengatakan 10.000 meninggal di kawasan itu sejak 2003.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Prosesi Ajak Anak, Serasa Menikah Dua Kali
Tulisan selanjutnya Al-Sisi Undang Paus Fransiskus Bertandang ke Mesir

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global

Berita
31 Agustus 2026 20:11
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap

Terbaru

  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?