Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Wikileaks: AS Berencana Kuasai Hak Paten dan Hak Cipta

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 15 November 2013 09:20 9:20 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 15 November 2013 09:20
Bagikan
Julian Assange
Bagikan

Hidayatullah.com—Amerika Serikat (AS) berusaha memiliki kekuasaan yang lebih besar atas hak paten dan hak milik, demikian bocoran yang dirilis WikiLeaks mengenai negosiasi rahasia dibalik salah satu perjanjian perdagangan terbesar di dunia.

Situs Whistle Blower milik Julian Assange – WikiLeaks menerbitkan  pasal hak kekayaan intelektual dari perjanjian Kemitraan Trans-Pasifik, yang sedang dinegosiasikan diantara 12 negara yang menguasai 40 persen ekonomi dunia.

Teks menunjukkan ketidaksepakatan luas di kalangan negosiator, meskipun Presiden Barack Obama mendesak agar kesepakatan itu dirampungkan pada akhir tahun ini.

Dibanyak paragraf dalam dokumen itu menunjukan, AS dipandang menekan agar perusahaan mendapat ruang yang lebih luas untuk mencari paten di bidang medis, sebuah langkah yang berpotensi membatasi obat generik lebih murah dibanyak kawasan.

Dalam catatan itu juga tampak, sebagian besar negara berbeda pendapat dengan AS dan mendukung pembebasan selama dua dekade di bawah Organisasi Perdagangan Dunia untuk paten di daerah tertentu yang berkaitan dengan kesehatan masyarakat.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Bocoran itu juga menunjukkan AS dan Jepang  berusaha membatasi banyak negara menyangkal paten mengenai argumen bahwa produk tidak mengakibatkan “keberhasilan yang ditingkatkan”.

 

Pemimpin obat generik, India yang bukan bagian dari perundingan Kemitraan Trans-Pacific, menyebutkan alasan untuk menolak perlindungan paten ini, membuat marah perusahaan farmasi besar.

mengatakan penting memahami bagian yang tidak disepakati tersebut.

“Ada sedikitnya 3 – 4 contoh kasus dimana Australia telah mengusulkan perubahan yang terkait kepentingan kesehatan masyarakat yang langsung ditentang oleh negara-negara lain, terutama Amerika Serikat, “kata Profesor Thomas Faunce dari Universitas Nasional Australia dikutip laman radio ABC Australia, Jumat (15/11/2013).

Profesor Faunce mengatakan dokumen ini mengungkapkan Australia menentang pengadilan paten, dan pembatasan pada obat-obatan generik.

Public Citizen, sebuah kelompok advokasi Washington yang kritis terhadap globalisasi, menuduh bahwa Kemitraan Trans-Pasifik menandai langkah mundur yang akan mengunci konsumen dalam harga obat-obatan yang mahal.

“Intimidasi memalukan pemerintahan Obama atas nama perusahaan obat raksasa hanya akan penderitaan dan kematian di negara-negara Asia-Pasifik,” kata Peter Maybarduk, Direktur akses global Public Citizen pada program obat-obatan, dalam sebuah pernyataan.

Perusahaan farmasi secara tradisional berpendapat bahwa mereka membutuhkan pendapatan dari penemuan mereka untuk mendanai penelitian lebih lanjut tentang pengobatan yang bisa menyelamatkan hidup.

Dalam bagian terpisah, AS dan Australia ditandai sebagai penentang langkah untuk membatasi tanggung jawab penyedia layanan internet mengenai pelanggaran hak cipta yang terjadi melalui jaringan mereka.

Obama berpendapat bahwa Kemitraan Trans-Pasifik akan menciptakan lapangan kerja AS dengan meningkatkan ekspor, sambil memastikan standar lingkungan tenaga kerja dan sektor informal.

Seorang juru bicara untuk kantor Perwakilan Dagang AS menolak mengomentari isi atau keaslian dokumen yang dirilis oleh WikiLeaks dengan mengatakan bahwa negosiasi masih sedang berlangsung.

Tapi bocoran ini memperbarui kekhawatiran di kalangan basis politik Obama, yang telah mengeluhkan usulan itu belum dikonsultasikan dalam negosiasi.

Kemitraan Trans-Pasifik diawaki Amerika Serikat, Australia, Brunei, Kanada, Chili, Jepang, Malaysia, Meksiko, Selandia Baru, Peru, Singapura dan Vietnam.

Kelanjutan perundingan Kemitraan Trans-Pasifik dijadwalkan akan dilakukan di Kota Salt Lake, Utah, Amerika Serikat minggu depan.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Sufi Mesir Peringatkan Penyusupan Syi’ah dalam Kelompoknya
Tulisan selanjutnya Raih Keberuntungan dengan Cukup Berpedoman al-Qur’an

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat

Berita
5 Juni 2026 06:00
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Terbaru

  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?