Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Kekerasan Rumah Tanggah Sudah Mengakar dalam Budaya Australia

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 14 Juli 2015 07:10 7:10 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 13 Juli 2015 15:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) sudah mengakar dalam budaya Australia sehingga tidak mudah bagi pemerintah dan masyarakat untuk menanganinya. Untuk negara Victoria saja di tahun 2013, tercatat 65 ribu laporan polisi terkait KDRT.

Hal itu dikatakan Hakim Marcia Neave yang memimpin Komisi Khusus Penanganan KDRT di Victoria, dalam pembukaan sidang komisi tersebut di Melbourne Senin (13/07/2015), demikian dikutip Radio Australia.

Komisi bernama Royal Commission into Family Violence ini bertujuan menelurkan rekomendasi mengenai cara terbaik bagi pemerintah menangani KDRT.

Pemerintah Victoria membentuk komisi ini awal 2015 dan menyatakan KDRT sebagai masalah nasional.

Komisi menerima lebih dari 1000 laporan dan akan mendengar kesaksian para korban serta pihak berwenang.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Tugas kami bukan melakukan penyelidikan mengenai kasus KDRT tapi untuk membuat rekomendasi bagi pemerintah,” kata Neave.

Menurut dia, memperbaiki cara penanganan KDRT tidak akan mudah.

“Sebab, KDRT sudah mengakar dalam budaya kita. Tentu saja kami tidak akan menghasilkan rekomendasi yang bisa langsung menghentikan KDRT, melindungi korban dan menindaki pelakunya,” katanya.

Neave menjelaskan komisinya akan mengevaluasi strategi pencegahan dan penanganan KDRT selama ini.

Hal senada dikatakan Mark Moshinsky QC dari komisi khusus. Dibandingkan Kanada dan Inggris, katanya, kondisi KDRT di Australia lebih parah.

Moshinksy mengungkapkan, satu dari enam perempuan Australia pernah mengalami pelecehan fisik dan seksual dari pasangannya.

Menurut catatan di tahun 2013 ada 44 kasus kematian terkait KDRT di Victoria dan lebih dari 65 ribu kasus dilaporkan ke polisi.

Komisi akan bersidang selama satu bulan dan diharapkan menelurkan rekomendasinya pada Februari tahun depan.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AustraliaKDRTkekerasankekerasan dalam rumah tangga
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pilar – Pilar Tazkiyatun Nafs [1]
Tulisan selanjutnya Didin Hafiduddin: Program BAZNAS Itu Bersifat Komsumtif dan Produktif

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa

Berita
31 Agustus 2026 06:11
Bahtsul Masail Qanuniyah Muktamar ke-35 NU akan Bahas RUU Perampasan Aset
Ratko Mladic Si Penjagal Bosnia Meninggal di Usia 84 Tahun
Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Komandan Tentara Suriah Era Assad Tewas Saat akan Ditangkap

Terbaru

  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?