Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

300 Santri Papua Ikut Meriahkan Panggung Parade Tauhid Indonesia

Ahmad
Terakhir diupdate: 16 Agustus 2015 22:59 10:59 pm
Ahmad
Dipublikasikan 16 Agustus 2015 22:50
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Koordinator Pasukan Parade Tauhid Indonesia (PTI) dari Al-Fatih Kaffah Nusantara (AFKN) Bekasi, Muhsin mengatakan bahwa ada sekitar 300 santri dari Pondok Pesantren (Ponpes) Nuu Waar yang ikut memeriahkan acara parade.

“Ini kurang lebih sekitar 300-an santri. Dari pesantren tadi yang berangkat sekitar 400-an santri, cuma yang hadir ke sini sekitar 300-an santri,” kata Muhsin kepada hidayatullah.com di sela-sela gelaran PTI di Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, Ahad (16/08/2015).

Sebagaiman diketahui, Ponpes Nuu Waar, Bekasi, Jawa Barat merupakan salah satu lembaga pendidikan berbasis boarding school di bawah naungan AFKN yang dipimpin oleh seorang Dai Pedalaman Papua, Ustadz Fadhlan Rabbani Garamathan.

Menurut Muhsin gelaran parade tauhid sangat menarik, artinya dari awal hingga akhir pelepasan bisa dirasakan bersama bahwa pada prinsipnya para peserta parade senantiasa diarahkan kepada satu kalimat ‘laa illaaha illallah’.

“Mudah-mudahan dengan itu kita bisa satu atap sehingga tujuan kita bisa terlaksana dengan baik, khususnya umat Islam yang ada di Indonesia,” demikian Muhsin berharap.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Putra daerah asal Papua ini berharap yang namanya kemerdekaan itu pemerataan baik dari segi ekonomi, pendidikan, sosial budaya, maupun segi lainnya. Dan mudah-mudahan, lanjutnya, dengan moment kemerdekaan ke-70 tahun ini, Indonesia bisa melihat dari sisi bagian timur hingga barat sehingga pembangunan tidak hanya fokus kepada kota Jakarta ataupun kota-kota besar, tetapi di Papua juga perlu mengalami hal yang sama.

“Sudah seharusnya pemerintah itu memberikan perhatian khusus kepada Papua sehingga kelak tidak terjadi lagi makar-makar seperti yang sudah kita saksikan di media-media,” ujar Muhsin.

Tauhid, kata Muhsin, sesuai dengan konsep maknanya adalah laa illaaha illalllah muhammad rasulullah, yaitu artinya tidak ada tuhan selain Allah Subhanahu Wa Ta’ala dan Muhammad Shalallahu ‘Alaihi Wa Salam adalah utusan-Nya.

Jadi, lanjut Muhsin, pada prinsipnya kalimat tersebut mengajak seluruh umat Islam untuk senantiasa memurnikan ibadah serta semua amal kebaikan lainnya sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

“Artinya dengan tauhid InsyaAllah kita akan kembali kepada Allah dengan selamat dan menggapai surga-Nya,” pungkas Muhsin.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:al fatih kaffah nusantaramuhsinparade tauhidpesantren nuu waar
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Arifin Ilham: Merdeka Hakiki Adalah Merdeka Hati Dari Syirik, Kufur Dan Fasik
Tulisan selanjutnya Larangan Hijab di Sekolah Mesir Rumor Tak Berdasar

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Berita
2 Juni 2026 19:00
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Terbaru

  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?