Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Amerika dan Jerman akan Tarik Rudal Patriot dari Turki

Ama Farah
Terakhir diupdate: 18 Agustus 2015 23:19 11:19 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 18 Agustus 2015 23:19
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Amerika Serikat dan Jerman mengatakan akan menarik rudal-rudal Patriot miliknya dari selatan Turki, setelah mengkaji kembali situasi mengancam saat ini yang timbul dari konflik di Suriah.

Rudal Patriot milik Amerika Serikat di Turki merupakan bagian dari misi NATO yang diperluas sejak 2013. Rudal-rudal itu akan diangkut kembali ke Amerika Serikat guna di-upgrade, demikian menurut pernyataan bersama Turki-AS hari Ahad (16/8/2015) seperti dilansir Reuters.

Menteri Pertahanan Jerman Ursula von der Leyen mengumumkan pada akhir pekan kemarin bahwa Berlin akan membiarkan misi tiga tahun Patriot-nya berakhir pada Januari, daripada berusaha meminta persetujuan parlemen untuk memperpanjang misi tersebut.

Jerman, Amerika Serikat dan Belanda, ketiganya mengirimkan rudal-rudal Patriot ke Turki tahun 2013, setelah pemerintah Ankara meminta agar rekannya di NATO itu membantu melindungi wilayahnya di tengah-tengah memanasnya situasi di negara tetangga, Suriah. Belanda mengakhiri misinya pada awal tahun ini dan digantikan oleh Spanyol.

“Amerika Serikat dan NATO berkomitmen untuk mendukung keamanan Turki dan menjaga stabilitas regional,” bunyi pernyataan Turki-AS itu. “Jika dibutuhkan, Amerika Serikat siap untuk mengirimkan kembali aset-aset Patriot dan personelnya ke Turki dalam waktu satu pekan.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Keputusan tersebut diambil kurang dari satu bulan setelah Turki mempersilahkan pangkalan-pangakalan udaranya untuk dipergunakan jet-jet tempur Amerika sebagai basis penyerangan terhadap kelompok ISIS/ISIL di Suriah.

Von der Leyen mengatakan bahwa sifat ancaman terhadap Turki yang datang dari Suriah telah berubah, yang awalnya berpangkal pada satu hal yaitu dari rezim Presiden Bashar Al-Assad menjadi ancaman yang berpangkal dari kelompok-kelompok jihad.

“Ancaman di kawasan yang dicabik-cabik perang ini telah berubah fokusnya,” kata Von der Leyen dalam pernyataannya yang dimuat di website milik Kementerian Pertahanan Jerman. “Sekarang berpangkal dari organisasi teroris Negara Islam [ISIS/ISIL]. Oleh karena itu, kami akan tetap terlibat di kawasan tersebut guna melanjutkan upaya menstabilkannya.”

Keputusan pemerintah Berlin itu menyusul kritik sejumlah pejabat Jerman atas tindakan militer yang diambil Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan atas militan Kurdi dan pernyataannya bulan lalu yang menyebut bahwa proses damai dengan Partai Pekerja Turki (PKK) yang digagasnya tahun 2012 efektif berakhir.

“Pemerintah Erdogan telah menanam investasi bersar dalam rekonsiliasi dengan Kurdi,” kata Menteri Luar Negeri Jerman Frank-Walter Steinmeier dalam wawancara dengan koran Bild am Sonntag. “Jangan sampai semua jembatan yang telah dibangun dalam rangka proses damai ini runtuh.”

Pada saat yang sama, Steinmeier memperingatkan agar jangan menghakimi Turki terlalu cepat, mengingat tidak ada negara lain yang bersedia menampung begitu banyak pengungsi Suriah dan Iraq seperti yang telah dilakukan oleh Turki. Padahal Turki juga harus menghadapi ancaman besar di perbatasannya dari perang sipil di Suriah.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Batman Amerika Tewas Setelah “Batmobile” Lamborghininya Mogok
Tulisan selanjutnya Kisah Wafat Ulama Pemburu

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Berita
3 Juni 2026 13:30
Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB

Terbaru

  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?