Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Jendela Keluarga

Menjadi Ortu Anak Berkebutuhan Khusus

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 10 Desember 2013 12:23 12:23 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 10 Desember 2013 12:23
Bagikan
Terapi sensor integrasi di Sekolah Khusus Autistik Fajar Nugraha, Desa Catur Tunggal, Depok, Sleman, DI Yogyakarta
Bagikan

Oleh: Saiful Hamiwanto

SAYA  dan istri terpilih menjadi satu di antara sekian banyak pasangan yang mendapat karunia anak dari Allah Yang Mahakasih-sayang. Sampai saat ini ada tiga anak yang Dia amanahkan kepada kami.

Lebih dari itu, Safina Azizah, demikian nama anak kedua saya, telah menjadi anggota keluarga istimewa bagi kami, karena Allah telah menitipkan sejumlah penyakit dan kekurangan pada dirinya.

Putri kami lahir dengan kondisi sehat, normal, dan cukup bulan. Namun, menurut para perawat, bayi ini senantiasa rewel dan gelisah. Hanya mau tidur di dalam inkubator, seperti bayi-bayi yang lahir prematur.

Atas takdir Allah, Safina memang hanya mendapat ASI selama dua pekan. Setelah itu, dia mengonsumsi susu formula. Namun, rupanya Safina mempunyai masalah dengan susunya. Setiap kali selesai meminum susu formula, dia muntah-muntah. Sayangnya, waktu itu kami tidak menyadari kelainan tersebut.

Baca Juga

Anak Saleh Buah dari Kesalehan Orang Tua?
Muharram, Momen Terbaik Menjadi Ibu Terbaik
Kecantikan Muslimah Sejati
Sebab-sebab Durhaka Istri kepada Suami
Anak Shalih dan Shalihah Takdir Allah, Kita Terus Berusaha

Kelainan itu kemudian kami sadari ketika pada usia 6 bulan, tumbuh kembangnya tidak bertambah. Safina belum mampu duduk sendiri.  Karena itu, kami bawa ke rumah sakit. Dokter ahli syaraf anak melihat ada masalah pada Safina, tetapi belum bisa memastikan apa masalah dan penyebabnya. Dia hanya merekomendasikan Safina menjalani fisioterapi.

Atas rekomendasi itu, kami kemudian membawa Safina dua kali sepekan di rumah sakit untuk menjalani fisioterapi. Ketika berusia setahun, Safina kami bawa ke dokter ahli metabolik dan gizi anak. Safina terdiagnosis mengidap alergi berat susu sapi plus penyakit rhenal tubular acidosis (RTA), kelainan pada ginjal yang menyebabkan kadar keasamaan pada darah terlalu tinggi. “Susu sapi adalah racun bagi Safina,” kata dokter ahli metabolik dan gizi anak tersebut, “Karena itu, harus dihentikan pemberiannya hari ini juga!”

Sejak itu, Safina harus mengganti susunya menjadi susu formula khusus yang diimpor dari luar negeri. Harganya jauh di atas kemampuan kami untuk membelinya, sehingga terpaksa kami mencari pinjaman ke berbagai pihak untuk membelinya. Sayangnya lagi, susu khusus tersebut rasanya tidak enak, sehingga Safina enggan meminumnya.

NGT

Karena tak ada pilihan lain, hanya susu khusus itu yang boleh masuk ke perutnya, maka Safina harus memakai selang naso gastric tube (NGT) untuk memasukkan susu ke dalam perutnya. Selang itu dimasukkan dari lubang hidungnya hingga ke dalam lambungnya. Sepekan sekali selang itu harus diganti.

Sayangnya, meski sudah mengkonsumsi susu khusus yang harganya selangit itu, pencernaan Safina tetap tak kuat. Dia sering mengalami diare berat, hingga mengalami dehidrasi (kekurangan cairan tubuh), lalu akhirnya harus menjalani rawat inap di rumah sakit.

Gangguan pencernaan ini sering berulang. Sekitar setiap 3 bulan sekali  Safina harus dirawat di rumah sakit karena diare berat. Dan gangguan ini berlangsung cukup lama, sekitar 3 tahunan.

Madu dan Herbal

Secercah harapan mulai muncul ketika Safina kami bawa ke dokter umum yang menekuni pengobatan nabawi. Safina diberi madu dan obat-obatan herbal. Setelah mengonsumsi herbal tersebut dan menghentikan susu apapun, perlahan-lahan kondisi pencernaannya membaik. Alhamdulillah, Safina terbebas dari diare berkala. Selang NGT yang terus menempel pada tubuhnya selama 4 tahun akhirnya dapat dicabut dari tubuhnya.

Namun, semua kemajuan itu hanya sedikit saja dibandingkan dengan pertumbuhan anak-anak yang normal. Hingga usianya yang saat ini menginjak 9 tahun, Safina belum bisa berjalan dan berbicara. Dalam dunia kedokteran, macetnya tumbuh kembang Safina lazim disebut dengan istilah global development delay.

Lem  Besi

Sedihkah kami? Tentu saja. Mana ada orangtua yang tidak bersedih menghadapi kenyataan bahwa anaknya mengalami kecacatan? Terutama di masa-masa awal Safina divonis mengidap penyakit ginjal dan kemacetan tumbuh kembangnya, hari-hari kami lalui dengan perasaan galau.

Saya mengenal beberapa pasangan yang perkawinannya bubar karena satu atau keduanya tak dapat menerima kenyataan bahwa mereka dikaruniai anak cacat. Saya juga mengenal ada seorang laki-laki yang minggat meninggalkan keluarganya hanya karena Allah menitipkan anak yang tak sempurna kepadanya.

Saya dan istri sama sedihnya dengan mereka. Namun, kami tak kecewa seperti mereka. Tak sedikit pun kami kecewa kepada Allah Subhanahu Wata’ala yang telah mengaruniai kami anak yang sehat dan anak yang cacat.

Kami berupaya bersangka baik kepada Allah, bahwa Dia mengaruniai kami anak berkebutuhan khusus (ABK), bukan karena Dia murka kepada kami. Akan tetapi, anak spesial ini sengaja Dia titipkan kepada kami orangtua spesial, agar semakin hari semakin berkurang dosa kami, dan agar kami semakin dekat kepada-Nya.

Kalau pada sebagian keluarga, kehadiran anak cacat menjadikan rumahtangga mereka retak,  kehadiran Safina justru semakin merekatkan cinta di antara kami. Bahkan Safina telah menjadi “lem besi” bagi keluarga kami.  Alhamdulillah.*

Ayah tiga anak tinggal di Bekasi, Jawa Barat. Artikel pernah dimuat di Majalah Karimah, grup Kelompok Media Hidayatullah (KMH)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:anakanak berkebutuhan khususorangtua
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dua Telaga {Prolog untuk Dalam Dekapan Ukhuwah}
Tulisan selanjutnya Polwan Berjilbab Dijamin Undang-Undang, Menundanya Pelanggaran HAM

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Artikel

‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Artikel
3 Juni 2026 05:00
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Masjid Al Aqsha BSD Sembelih 198 Hewan Qurban, Distribusi hingga Aceh dan NTT

Terbaru

  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

5 Tips Mendidik Anak agar Cinta Ramadhan
Jendela Keluarga

Sudahkah Anak Kita Diajarkan Akidah?

3 Desember 2022 20:55
Jendela Keluarga

Menjadi Ayah yang “Mesra” dengan Anak

26 November 2022 07:10
Jendela Keluarga

Akhlak Muslimah, Lembutlah dalam Bicara

8 November 2022 21:45
Jendela Keluarga

Hakikat Wanita Shalihah

4 November 2022 10:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?