Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kabar dari Suriah

Sedikitnya 2900 Warga Suriah Dibunuh Assad Dengan Pisau

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 12 Desember 2013 06:55 6:55 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 12 Desember 2013 06:55
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com | Sahabatsuriah.com–Selama 1000 hari revolusi Suriah yang berawal pada Maret 2011, sudah 2900 warga yang terbukti dibunuh oleh pasukan Bashar al-Assad dengan pisau, belati dan senjata tajam lainnya, demikian dinyatakan pihak oposisi.

Pihak oposisi, yang disebut Koalisi Nasional, mengeluarkan sebuah laporan yang dilengkapi bukti pembunuhan-pembunuhan itu pada Selasa 10 Desember, bertepatan dengan Hari HAM Internasional.

Koalisi Nasional menyatakan, pemerintahan Bashar al-Assad melakukan “sedikitnya 20 pembantaian terhadap 2885 orang” dengan pisau dan senjata tajam lainnya.

Lebih dari 200 orang anak dan 120 wanita termasuk dalam daftar korban pembantaian ini, demikian dinyatakan dalam laporan sepanjang 81 halaman itu.

Koalisi Nasional menyatakan laporan mereka dikumpulkan dari hasil-hasil investigasi beberapa organisasi internasional serta kesaksian mereka yang selamat, dan para relawan setempat.

Baca Juga

muslim spanyol
Muslim di Spanyol Ungkap Bahwa Setiap Jumat Seorang Warga Menjadi Mualaf
Pemimpin Rezim Suriah, Bashar Assad dan Istrinya Positif Covid-19
Rezim Assad Suriah Telah Menyiksa 98 Orang Sampai Mati dalam 2 Tahun Terakhir
PBB Prihatin Meningkatnya Kekerasan di Idlib Suriah setelah Serangan Rezim
Pakistan Kirim Bantuan Medis Terbesar Sejak Mewabahnya Covid-19

Termasuk dalam pembantaian yang terdokumentasi adalah yang terjadi di kota Houla di propinsi Homs, pada 25 Mei 2012. Ratusan tentara dan gerombolan bersenjata pendukung Assad masuk ke kampung lalu menggorok dan menusuk mati sedikitnya 110 orang warga termasuk anak-anak dan bayi.

Juga didokumentasikan peristiwa pembantaian di kota Banias dan desa Baydha pada awal Mei tahun 2013 ini. Korban terbanyak adalah wanita dan anak-anak.

“Sudah sejak awal revolusi rezim ini membentuk pasukan-pasukan pembantai yang bertugas melakukan pembunuhan-pembunuhan menggunakan ‘senjata dingin’,” demikian dinyatakan Koalisi Nasional. Yang dimaksud ‘senjata dingin’ adalah berbagai alat pembunuh yang tidak menggunakan api atau ledakan.

Lembaga-lembaga kemanusiaan memperkirakan sudah lebih dari 120 ribu orang tewas di Suriah selama 33 bulan revolusi kemerdekaan ini.

Selama hampir 3 tahun revolusi berdarah ini sedikitnya 100 orang warga tewas tiap hari. Pembantaian yang terbaru adalah yang terjadi pada 6 Desember 2013 lalu di Nabak di pinggir Damascus. Milisi Syiah Zulfiqar dari Iraq dikabarkan menyerbu masuk kampung-kampung lalu menyembelih puluhan warga.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bashar al assadserangan kimiasuriah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Universitas Al-Azhar Minta Aparat Keamanan Jaga Kampus
Tulisan selanjutnya Amerika Gelontorkan 400 Juta Dollar untuk Israel, Hamas makin Ditakuti

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

Berita
31 Agustus 2026 19:36
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

Terbaru

  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Mungkin Anda Juga Suka

Kabar dari Suriah

Krisis Roti di Provinsi di Bawah Kontrol Rezim Assad di Suriah sedang Berkembang

20 Oktober 2020 21:40
Kabar dari Suriah

Rezim Assad Berada di Balik Protes terhadap Turki di Idlib Suriah, Sumber Keamanan Mengatakan

12 Oktober 2020 10:15
Kabar dari Suriah

Serangan Bom Truk di Al-Bab Suriah Menewaskan Sedikitnya 18 orang

7 Oktober 2020 11:05
Kabar dari Suriah

Rami Makhlouf: Penipuan Terbesar di Timur Tengah terjadi di Suriah

30 September 2020 19:15
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?