Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Penulis Prancis Menyangkal Tuduhan Memeras Raja Maroko

Ama Farah
Terakhir diupdate: 1 September 2015 07:14 7:14 am
Ama Farah
Dipublikasikan 1 September 2015 07:14
Bagikan
Raja Maroko Muhammad VI.
Bagikan

Hidayatullah.com—Satu dari dua penulis Prancis yang dituduh melakukan pemerasan sebesar 3 juta euro atas pemimpin Maroko Raja Muhammad VI, sebagai bayaran agar tidak menerbitkan buku tentang raja di Afrika Utara itu, mengatakan bahwa justru dirinya yang ditawari uang suap.

Eric Laurent tidak menyangkal dirinya terlibat apa yang disebutnya sebagai “transaksi pribadi” itu.

“Itu buku saya dan itu urusan saya,” katanya kepada radio Prancis hari Senin (31/8/2015) seperti dikutip Euronews.

“Saya bisa melakukan apa saja yang saya mau atas buku itu. Itu bukan milik umum. Pihak lain (Raja Maroko, red) mengubah transaksi pribadi menjadi apa yang mereka sebut sebagai pemerasan atau upaya pemerasan oleh saya. Tapi [tuduhan] itu absurd,” kata Laurent.

Namun, pengacara dari Raja Muhammad VI, Eric Dupont-Moretti, memiliki pandangan berbeda. Dia menjelaskan masalahnya dengan perumpamaan seperti berikut ini.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Pada hari Ahad Anda datang untuk mengancam saya. Anda bilang bahwa Anda akan mampir ke rumah saya pada hari Selasa. Pada hari Senin, saya meminta bantuan polisi untuk turun tangan. Apa itu namanya penjebakan?” kata Dupont-Moretti mencoba memaparkan masalah yang ada.

Apapun kebenarannya, berbagai laporan menyebutkan bahwa pihak penerbit sekarang ini tidak akan mempublikasikan buku kedua penulis itu. Pasalnya, hubungan kepercayaan dengan kedua jurnalis itu, Eric Laurent dan Catherine Graciet, telah pudar.

Laurent dan Graciet telah digugat di Prancis dengan tuduhan pemerasan dan pengancaman.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dokter Nasrani Obati Imam As Syafi’i
Tulisan selanjutnya Peggy Galakkan Gerakan Bantu Warga Gaza

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Berita
30 Mei 2026 10:28
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?