Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Beda Jilbab Dulu dengan Jilbab Sekarang

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 18 Desember 2013 07:44 7:44 am
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 18 Desember 2013 07:44
Bagikan
(Ilustrasi) Jilbab di Indonesia mengalami dinamisasi
Bagikan

Hidayatullah.com– Fenomena jilbab di Indonesia mengalami dinamisasi. Ada perbedaan mendasar, antara jilbab masa lalu dengan jilbab masa kini.

Demikian diungkap Ketua Lembaga Pengkajian Keadilan dan Demokrasi Indonesia (LPKDI) periode 1999-2002 Adhyaksa Dault. Dia menuturkan, di masa sekolahnya, jilbab begitu susah dipakai kawan-kawannya.

“Dulu tahun 1983, saya membela teman-teman saya di SMA Negeri 3 Jakarta yang diskors karena pakai jilbab gitu kan, 6 orang,” kenang Adhyaksa saat bincang-bincang dengan hidayatullah.com di sebuah pesantren kawasan puncak Bogor, Jawa Barat, baru-baru ini, 11 Shafar 1435 H, (13/12/2013).

Dulu, lanjutnya, jilbab memang susah sekali di Indonesia. Berbeda dengan saat ini, jilbab sudah menjadi budaya.

Bahkan saking membudayanya, menurut dia, jilbab juga dipakai untuk dansa-dansa.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Tapi ada yang beda. Ghiroh Islam zaman dulu ama ghiroh Islam sekarang beda. Kalau zaman dulu betul-betul timbul dari hati anak-anak muda,” jelas mantan Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI) ini.

Sedangkan sekarang, lanjutnya, gairah keislaman umat Islam lebih pada tsaqofah (pengetahuan), tidak pada fikrul Islamiyah atau pemikiran keislamannya.

“Yang kita harapkan tuh justru ketika seseorang pakai jilbab tuh bukan sekedar tsaqofah, tapi fikrul Islamiyah-nya yang timbul,” harapnya.

Di sinilah, kata Adhyaksa, peran para pemimpin Islam untuk membangkitkan gairah umatnya seperti masa lalu yang disebutnya.

Meski terdapat perbedaan tersebut, yang terpenting baginya adalah hakikat dari penggunaan jilbab. Seperti halnya label-label syariat Islam lainnya.

“Kalau buat saya labelisasi itu yang penting hati dia. Hati dia dulu nih. Sama dengan jilbab,” tandas Ketua Kwarnas Pramuka yang baru terpilih ini.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Adhyaksa DaultBudaya Bangsajilbabmenpora
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Majelis Mujahidin Menilai Pengamanan Natal dan Tahun Baru Berlebihan
Tulisan selanjutnya Ketua Kwarnas Pramuka Sindir Polri Tunda Jilbab Polwan karena Faktor Teknis

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Berita
18 Juli 2026 09:30
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap

Terbaru

  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?