Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Nabi Muhammad, Orang Tercerdas di Dunia dan Akhirat Itu Berjenggot

Ahmad
Terakhir diupdate: 14 September 2015 20:50 8:50 pm
Ahmad
Dipublikasikan 14 September 2015 20:13
Bagikan
Buya Yahya: saat ini banyak kelompok yang ingin menjauhkan Nabi Muhammad melalui kebencian pada Arab
Bagikan

Hidayatullah.com- Di antara contoh kelompok manusia yang ingin menjauhkan umat Islam dari Nabi Muhammad Shallahu Alaihi Wa Salam, dengan menebarkan kebencian kepada Arab atau keraban Nabi Muhammad.

“Kerakusan orang Arab, kejahatan orang Arab diambil kemudian digambarkan sebagai Islam. Padahal Islam tidaklah seperti itu,” demikian dikatakan Pengasuh Pondok Pesantren al-Bahjah Cirebon Buya Yahya dalam sebuah video di Youtube yang diunggah oleh akun al-Bahjah TV, Ahad, (13/09/2015).

Semua itu, tujuannya, tidak lain mengajak orang untuk membenci Arab.

Menurut, Buya Yahya, kalau saat ini muncul istilah “Islam Nusantara” yang dinisbatkan sebagai Islam yang lembut, sesungguhnya itu hanya mengadopsi dai ulama Hadramaut (Yaman).

“Kalau benar Islam Nusantara itu ada, itu mengadopsi Islam Hadramaut yang lembut,” ujarnya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Menurut Buya Yahya, pemakaian Islam Nusantara seharusnya tidak digunakan, karena saat ini digunakan untuk menjauhkan umat Islam dengan Arab.

“Istilah Islam Nusantara yang maksudnya Islam yang lembut ini telah dipakai oleh orang-orang yang jahat untuk digunakan agar menjauhkan dari Arab.”

Padahal menurutnya, Imam Ibnu Hajar Al Haitami membuat buku keutamaan Arab, berjudul “Mablaghul Arab fi Fakhril ‘Arab” dan banyak lainnya. Bahkan menurutnya, para muhaditsin (ahlis hadits) mengatakan, membenci Arab termasuk perbuatan nifaq (menampakkan perbuatan yang tidak sesuai dengan isi hatinya).

Menurutnya, saat ini banyak bermunculkan kelompok yang membenci Arab, yang ujungnya menganggap Arab rendah. Padahal Nabi adalah orang Arab. Ujungnya,  di antara mereka banyak yang terpeleset lidahnya.

“Sampai sunnah Nabi pun diganyang, dihabiskan. Kita dengar bahwa ada yang menghina sunnah Nabi soal urusan jenggot, mereka bilang Islam itu bukan jenggot. Innalillahi.., Nabi Muhammad itu berjenggot, ikhwan,” ujarnya.

Dalam video berdurasi 10:54 detik ini Buya menyayangkan orang-orang yang mengatakan bahwa orang yang berjenggot itu bebel, tolol, atau bodoh karena otaknya ketarik oleh jenggot.

Menurutnya, itu bahasa-bahasa aneh, dan kalau betul muncul dari mulut seseorang maka orang itu tidak punya iman dan nifaq.

“Padahal, orang paling pintar di dunia dan Akhirat, Nabi Muhammad itu berjenggot,” tegas Buya.

Buya menjelaskan sebuah hadist, dalam hadits yang diriwayatkan Imam Hakim dan Tirmidzi, suatu ketika ada pesan dari Rasulullah kepada Salman –yang dianggap Ahlul Bait– karena kecintaannya kepada Ahlul Bait, “Jangan kau benci kepadaku wahai Salman sehingga engkau meninggalkan agamamu.” Salman pun menjawab, “ Bagaimana aku bisa membencimu yaa Rasulullah? Sementara karena engkau aku mendapatkan hidayah dari Allah.” Lalu, Rasulullah bersabda, “Apabila engkau membenci Arab maka engkau telah membenciku.”

“Imam Hakim mengatakan hadist ini shahih, imam tirmdizi mengatakan hadist ini hasan. Dan banyak hadist yang meriwayatkan tentang Arab,” kata Buya.

Ia mengingatkan banyak pihak saat ini secara sengaja melecehkan Arab dengan hanya menjadikan sampel salah satu keburukan individu orang Arab.

Buya menegaskan, memang di Arab dahulu ada Abu Jahal cuma bukan Abu Jahal yang diikuti oleh umat Islam tetapi yang diteladani adalah Rasulullah Shalallahu Alaihi Wa Salam. Di Mesir pun ada Imam Syafi’i, ada juga Raja Fir’aun. Tetapi bukan Fir’aun yang diteladani, tetapi Imam Syafi’i-lah yang harus diikuti dan diteladani.

“Dan ini yang kadang-kadang dicampuradukan untuk menjauhkan kita dari Nabi Muhammad Shalallahu Alaihi Wa Salam,” pungkasnya.*

[Lihat Video: Buya Yahya: Islam, Jenggot dan Arab]

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:al-BahjahArabBuya YahyahadramautIslam NusantaraNabi Muhammad
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Beruzlah Ketika Kerusakan Merajalela
Tulisan selanjutnya Raja Salman Kunjungi Korban Jatuhnya Alat Berat di Masjidil Haram

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Bendera Palestina dan Bendera Irlandia di Balai Kota Dublin
Berita

Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Berita
1 Juni 2026 11:20
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?